Berita

Mensos Gus Ipul Apresiasi Peran Polri Perkuat Kedisiplinan Siswa Sekolah Rakyat

Advertisement

Menteri Sosial Saifullah Yusuf (Gus Ipul) memberikan apresiasi tinggi terhadap peran Polri dalam membantu penguatan kedisiplinan siswa Sekolah Rakyat. Dukungan tersebut dinilai berdampak nyata dalam membentuk karakter dan kemandirian anak-anak dari keluarga miskin serta miskin ekstrem.

Pernyataan ini disampaikan Gus Ipul dalam Rapat Pimpinan Polri 2026 yang berlangsung di The Krakatau Grand Ballroom Pintu 1 TMII, Jakarta Timur. Menurutnya, keterlibatan personel kepolisian di lapangan telah membawa perubahan signifikan pada perilaku para siswa dalam enam bulan terakhir.

Transformasi Karakter Siswa Melalui Kedisiplinan

Gus Ipul menjelaskan bahwa penguatan kedisiplinan merupakan bagian krusial dalam proses pembelajaran di Sekolah Rakyat. Kehadiran Polri dan TNI di lapangan membantu siswa beradaptasi dengan jadwal pendidikan yang terstruktur.

“Yang awalnya anak-anak itu sungguh tidak tertib, tidak terbiasa dengan jadwal yang padat, kemudian mudah mengantuk, dan seterusnya. Sekarang alhamdulillah lewat proses penguatan kedisiplinan, semuanya sudah lebih nyaman,” ujar Gus Ipul dalam keterangan tertulisnya.

Fokus pada Kelompok The Invisible People

Sekolah Rakyat hadir sebagai solusi pendidikan berkualitas gratis bagi keluarga yang berada pada Desil 1 dan 2 Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN). Kelompok ini merupakan warga yang kurang beruntung dan sering kali tidak terjangkau oleh pembangunan.

Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), terdapat hampir 4 juta anak usia sekolah yang tidak bersekolah atau berisiko putus sekolah. Gus Ipul menekankan bahwa kelompok yang disebut Presiden sebagai The Invisible People ini harus mendapatkan perhatian khusus melalui dukungan jejaring Polri hingga ke tingkat Bhabinkamtibmas.

Advertisement

Integrasi Pengentasan Kemiskinan dan Hilirisasi

Program Sekolah Rakyat dirancang sebagai miniatur pengentasan kemiskinan yang terintegrasi dengan berbagai program prioritas pemerintah. Selain pendidikan gratis, keluarga siswa juga mendapatkan akses pada:

  • Program pemberdayaan ekonomi orang tua.
  • Perbaikan kualitas hunian atau renovasi rumah.
  • Keanggotaan Kopdes Merah-Putih.
  • Penerimaan bantuan sosial lengkap termasuk PBI-JK.

Selain sarana belajar, Sekolah Rakyat juga menyiapkan hilirisasi siswa melalui pemetaan minat bakat menggunakan tes DNA talent berbasis kecerdasan buatan (AI). Gus Ipul berharap Polri dapat bekerja sama untuk menampung lulusan Sekolah Rakyat di masa depan.

Komitmen Kolaborasi Polri

Menanggapi hal tersebut, Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menegaskan kesiapan institusinya untuk mengawal dan berkolaborasi dengan kementerian terkait. Ia menginstruksikan seluruh personel Polri untuk mendukung penuh kebijakan Presiden dalam menyukseskan program Sekolah Rakyat.

“Ini tentunya menjadi perspektif bagi seluruh personel Polri untuk betul-betul nanti bisa berkolaborasi mendukung apa yang menjadi kebijakan Bapak Presiden,” tegas Listyo Sigit.

Informasi lengkap mengenai penguatan program ini disampaikan melalui pernyataan resmi Kementerian Sosial dalam rangkaian Rapat Pimpinan Polri yang dirilis pada 11 Februari 2026.

Advertisement