Edukasi

Menteri Pendidikan Timor Leste Sambangi Unigoro, Bahas Kolaborasi Riset dan Pertukaran Pelajar

Advertisement

Opsi Judul 1: Unigoro dan Timor Leste Jalin Kerja Sama Pendidikan: Fokus Beasiswa dan Riset Industri Tambang

Opsi Judul 2: Menteri Pendidikan Timor Leste Sambangi Unigoro, Bahas Kolaborasi Riset dan Pertukaran Pelajar

Opsi Judul 3: Unigoro Jadi Kampus Pertama di Bojonegoro yang Gandeng Timor Leste untuk Internasionalisasi SDM

Universitas Bojonegoro (Unigoro) resmi menjalin kerja sama internasional dengan Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Kebudayaan Timor Leste. Kesepakatan ini ditandai dengan kunjungan Menteri Dr. Jos Honrio da Costa Pereira Jernimo ke kampus Unigoro pada Rabu (12/2/2026) untuk memperkuat diplomasi pendidikan antarnegara.

Apresiasi Pemerintah Kabupaten Bojonegoro

Kedatangan rombongan menteri tersebut disambut langsung oleh Bupati Bojonegoro, H. Setyo Wahono. Dalam sambutannya, Setyo mengapresiasi langkah strategis Unigoro dalam melakukan internasionalisasi kampus yang diharapkan mampu meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM).

‘Terima kasih Unigoro sudah memberi kebanggaan terhadap kami dengan menjadi satu-satunya kampus di Bojonegoro yang pertama kali mendatangkan menteri dari luar negeri untuk berkolaborasi dan bekerja sama di bidang pendidikan,’ ujar Setyo dalam keterangan resmi yang diterima pada Kamis (19/2/2026).

Ia menambahkan bahwa kerja sama ini diharapkan dapat membuka peluang bagi pelajar asal Timor Leste untuk menempuh pendidikan di Bojonegoro melalui skema program beasiswa yang telah direncanakan.

Advertisement

Potensi Kolaborasi Riset dan Industri

Direktorat Jenderal (Dirjen) Pendidikan Tinggi dan Sains Timor Leste, Domingos Barros, menilai terdapat potensi besar dalam kolaborasi Tri Dharma Perguruan Tinggi antara kedua pihak. Hal ini didasari oleh kemiripan karakteristik wilayah antara Bojonegoro dan Timor Leste di berbagai sektor.

Beberapa poin kesamaan yang menjadi fokus pembahasan meliputi:

  • Struktur tanah gerak yang memerlukan penanganan teknis khusus.
  • Keberadaan industri ekstraktif di bidang pertambangan nikel.
  • Potensi sektor pertanian yang menjadi tumpuan ekonomi kedua wilayah.

‘Kita juga punya potensi pertanian sehingga kolaborasi ini sama-sama bisa menjawab permasalahan yang ada,’ tegas Domingos saat sesi diskusi panel bersama jajaran pejabat struktural Unigoro.

Peninjauan Fasilitas dan Inovasi Kampus

Sebelum mengakhiri kunjungan, Menteri Jos Honrio beserta rombongan melakukan peninjauan langsung ke berbagai fasilitas dan inovasi di lingkungan fakultas Unigoro. Rombongan juga menyempatkan diri mengunjungi Pusat Informasi Geologi (PIG) Geopark Bojonegoro untuk melihat data teknis kewilayahan.

Informasi lengkap mengenai agenda kerja sama internasional ini disampaikan melalui pernyataan resmi Universitas Bojonegoro yang dirilis pada 19 Februari 2026.

Advertisement