Berita

Pengangkatan Hakim Mahkamah Konstitusi: Presiden Prabowo Resmi Lantik Adies Kadir Gantikan Arief Hidayat pada Kamis Ini

Presiden Prabowo Subianto secara resmi melantik Wakil Ketua Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI Adies Kadir sebagai hakim Mahkamah Konstitusi (MK) di Jakarta pada Kamis, 5 Februari 2026. Pelantikan ini menandai berakhirnya perjalanan Adies Kadir di parlemen setelah lebih dari satu dekade berkiprah sebagai legislator dari Fraksi Partai Golkar.

Sebelum dilantik, Komisi III DPR RI telah menyetujui Adies Kadir sebagai hakim Mahkamah Konstitusi melalui rapat di Kompleks Parlemen, Jakarta, pada Senin, 26 Januari 2026. Keputusan ini diambil untuk mengisi posisi yang ditinggalkan oleh Arief Hidayat yang memasuki masa purnatugas.

Perjalanan Karier Politik Adies Kadir

Adies Kadir merupakan politikus senior dari Partai Golkar yang telah menjabat sebagai anggota DPR RI selama tiga periode berturut-turut sejak tahun 2014. Politikus kelahiran Balikpapan, Kalimantan Timur, pada 17 Oktober 1968 ini terpilih dari daerah pemilihan Jawa Timur I, yang meliputi wilayah Surabaya dan Sidoarjo.

Selama periode 2014–2019 dan 2019–2024, Adies aktif bertugas di Komisi III DPR RI yang membidangi hukum, hak asasi manusia, dan keamanan. Pada tahun 2024, ia dipercaya menduduki jabatan Wakil Ketua DPR RI periode 2024–2029 dari Fraksi Partai Golkar, mengoordinasikan Bidang Ekonomi dan Keuangan yang mencakup Komisi XI, Komisi XII, Komisi XIII, Badan Anggaran, serta Badan Akuntabilitas Keuangan Negara.

Karier politik Adies Kadir dimulai dari tingkat daerah, yakni sebagai anggota DPRD Kota Surabaya pada periode 2009–2014. Ia juga sempat mencalonkan diri sebagai wakil wali kota Surabaya pada Pemilihan Wali Kota 2010 berpasangan dengan Arif Afandi, meskipun belum berhasil memenangkan kontestasi.

Di tingkat DPR RI, Adies pernah menjabat sebagai Wakil Ketua Komisi III serta anggota Mahkamah Kehormatan Dewan (MKD). Pada November 2015, ia ditunjuk sebagai anggota MKD menggantikan Budi Supriyanto, dan kemudian dipercaya menjadi anggota Badan Anggaran serta Badan Musyawarah DPR RI pada tahun 2016.

Di internal Partai Golkar, Adies Kadir memiliki rekam jejak yang panjang, termasuk menjabat Ketua DPD II Golkar Kota Surabaya, Ketua Bidang Hukum DPP Golkar, Pelaksana Tugas Ketua Golkar Provinsi Lampung, serta Wakil Ketua Umum DPP Partai Golkar periode 2024–2029.

Latar Belakang Pendidikan Lintas Disiplin

Adies Kadir dikenal memiliki latar belakang pendidikan yang lintas disiplin, menggabungkan bidang teknik dan hukum. Ia menempuh pendidikan S1 Teknik Sipil di Universitas Wijaya Kusuma Surabaya dan lulus pada tahun 1993.

Gelar sarjana hukum diraih Adies dari Universitas Merdeka Surabaya pada tahun 2003, diikuti dengan pendidikan magister Ilmu Hukum yang diselesaikannya di Universitas Merdeka Malang pada tahun 2007. Pendidikan doktor Ilmu Hukum berhasil diraih dari Universitas 17 Agustus 1945 Surabaya setelah menempuh studi dari tahun 2011 hingga 2017.

Proses Persetujuan DPR dan Pelantikan

Persetujuan Adies Kadir sebagai hakim Mahkamah Konstitusi oleh Komisi III DPR RI diberikan melalui rapat di Kompleks Parlemen, Jakarta, pada Senin, 26 Januari 2026. Persetujuan ini diberikan untuk menggantikan Arief Hidayat yang memasuki masa purnatugas.

Ketua Komisi III DPR RI, Habiburokhman, menyatakan bahwa seluruh fraksi di Komisi III sepakat mengusulkan Adies Kadir sebagai hakim konstitusi dari unsur DPR RI. Partai Golkar juga telah menyatakan bahwa Adies Kadir telah mengundurkan diri dari kepengurusan partai sebagai salah satu syarat pengangkatan menjadi hakim Mahkamah Konstitusi.

Informasi lengkap mengenai pelantikan dan profil Adies Kadir disampaikan melalui pernyataan resmi Istana Kepresidenan dan Komisi III DPR RI yang dirilis pada awal Februari 2026.