Para siswa jenjang Sekolah Menengah Pertama (SMP) kini dapat mulai mempersiapkan diri menghadapi Tes Kompetensi Akademik (TKA) tahun 2026 melalui materi latihan terbaru. Paket soal ini dirancang khusus untuk mengasah kemampuan literasi dan penalaran kritis siswa dalam menghadapi asesmen berbasis teks yang semakin kompleks.
Cakupan Materi dan Kompetensi Dasar
Materi latihan yang disusun mencakup berbagai kompetensi penting, mulai dari memahami gagasan utama, menafsirkan teks bacaan, hingga menganalisis hasil wawancara. Berdasarkan referensi dari Tim Tentor Eduka, soal-soal ini menuntut ketelitian membaca dan kemampuan menentukan makna tersurat maupun tersirat dalam berbagai jenis wacana.
- Identifikasi gagasan utama dan simpulan teks.
- Analisis hubungan antarparagraf dan kepaduan wacana.
- Penafsiran makna kata teknis dan penggunaan tanda baca.
- Evaluasi struktur teks prosedur dan laporan hasil observasi.
Simulasi Soal dan Kunci Jawaban
Berikut adalah beberapa contoh soal yang diambil dari referensi buku Genius Gali Energi dan Nalar Siswa untuk membantu proses belajar mandiri siswa di rumah:
| Topik Soal | Konteks Materi | Kunci Jawaban |
|---|---|---|
| Makna Kata | Arti kata simulasi dalam paragraf bencana | C (Tiruan) |
| Analisis Isi | Kesesuaian teks flora dan fauna Indonesia | C (Keanekaragaman hayati khas) |
| Perbandingan Teks | Persamaan teks wisata Pulau Komodo dan Bali | A (Keindahan alam dalam negeri) |
| Struktur Kalimat | Perbaikan kalimat tidak padu dalam paragraf | C (Penyesuaian konteks absorpsi) |
Fokus pada Isu Lingkungan dan Sosial
Salah satu bagian krusial dalam TKA 2026 adalah teks informatif mengenai isu lingkungan, seperti dampak pencemaran logam berat. Siswa diminta memahami perbedaan antara logam esensial dan non-esensial serta implikasinya terhadap kesehatan manusia dan ekosistem perairan secara mendalam.
Selain isu lingkungan, soal juga menyentuh aspek sosial seperti kebijakan subsidi gas elpiji dan protokol kesehatan dalam kegiatan ibadah. Melalui latihan rutin, siswa diharapkan memiliki kemampuan berpikir kritis dalam menyikapi fenomena sosial dan ilmiah yang disajikan dalam teks ujian resmi mendatang.
