Pemilihan presiden Barcelona yang dijadwalkan berlangsung pada 15 Maret mendatang menjadi penentu krusial bagi masa depan Marcus Rashford di Camp Nou. Nasib penyerang asal Inggris tersebut kini berada di tengah persimpangan visi antara dua kandidat utama, yakni Joan Laporta dan Victor Font.
Komitmen Joan Laporta untuk Mempermanenkan Rashford
Joan Laporta yang mencalonkan diri kembali sebagai presiden berjanji akan mempertahankan struktur kepemimpinan teknis saat ini. Laporta berkomitmen untuk tetap memercayakan posisi pelatih kepada Hansi Flick dan Deco sebagai Direktur Olahraga klub.
Berdasarkan laporan Diaro Sport, Laporta siap mengabulkan permintaan khusus Hansi Flick untuk mempermanenkan status Marcus Rashford. Barcelona dikabarkan harus menyiapkan dana mulai dari 30 juta Euro untuk menebus pemain tersebut dari Manchester United secara penuh.
Kontribusi Signifikan Rashford di Skuad Hansi Flick
Keinginan Flick untuk mempertahankan Rashford didasari oleh performa impresif sang pemain sepanjang musim ini. Rashford tercatat telah memberikan kontribusi nyata dengan mengemas total 10 gol dan 13 assist di seluruh kompetisi yang diikuti Blaugrana.
Visi Perubahan Victor Font dan Kendala Finansial
Sebaliknya, posisi Marcus Rashford dinilai terancam apabila Victor Font memenangkan pemilihan presiden. Font berencana melakukan perombakan besar-besaran di jajaran petinggi klub, termasuk kemungkinan mengganti posisi Hansi Flick dan Deco dari struktur manajemen olahraga.
Selain rencana perombakan manajemen, Font juga mempertimbangkan ulang rencana transfer permanen Rashford karena faktor ekonomi. Harga yang dipatok Manchester United dianggap terlalu tinggi di tengah upaya keras Barcelona untuk menyehatkan kembali neraca keuangan klub.
Informasi mengenai perkembangan bursa transfer dan dinamika pemilihan presiden Barcelona ini merujuk pada laporan media olahraga Spanyol yang dirilis menjelang agenda pemilihan pada Maret 2026 mendatang.
