Berita

Polres Metro Jakarta Pusat Ungkap Kasus Penganiayaan Wanita di Sawah Besar Akibat Motif Cemburu

Advertisement

Seorang pria berinisial D (44) dilaporkan atas dugaan penganiayaan terhadap kekasihnya, NM (23), di sebuah kamar kos di kawasan Gunung Sahari Utara, Sawah Besar, Jakarta Pusat. Insiden yang dipicu oleh kecemburuan ini berujung pada tindakan kekerasan fisik dan perampasan barang berharga milik korban.

Kronologi Kejadian

Kapolres Metro Jakarta Pusat, Kombes Reynold Hutagalung, menjelaskan bahwa peristiwa tersebut bermula pada Minggu (8/2) malam saat pelaku mendatangi kediaman korban. Awalnya, keduanya terlibat obrolan biasa sebelum akhirnya situasi memanas akibat tuduhan perselingkuhan.

“Pelaku datang ke kos dan mengobrol, kemudian menanyakan apakah korban memiliki laki-laki lain sehingga terjadi cekcok,” ujar Reynold pada Rabu (11/2/2026).

Tindakan Kekerasan dan Perampasan

Ketegangan meningkat pada dini hari saat pelaku berusaha memeriksa ponsel milik korban secara paksa. Ketika korban mencoba mempertahankan barang miliknya, pelaku melakukan tindakan kekerasan fisik yang membahayakan keselamatan korban.

Reynold memaparkan bahwa pelaku mencekik leher korban di tengah keributan tersebut. Setelah melakukan penganiayaan, pelaku meninggalkan lokasi dengan membawa sejumlah barang milik NM sebagai bentuk pelampiasan amarah.

Advertisement

“Pelaku mencoba mengambil paksa handphone korban sehingga terjadi keributan dan mencekik leher korban,” jelasnya lebih lanjut mengenai detail kejadian di lokasi.

Motif Pelaku

Berdasarkan pemeriksaan awal, pelaku mengaku merasa sakit hati karena merasa telah memberikan banyak dukungan finansial selama menjalin hubungan. Ia menuduh korban telah mengkhianati kepercayaannya dengan menjalin hubungan dengan orang lain.

“Pelaku marah karena selama berpacaran sering memberikan uang dan membelikan handphone, namun korban dituding mempunyai pacar lagi sehingga pelaku mengambil barang-barang korban termasuk ATM,” ungkap Reynold. Kasus ini kini tengah ditangani oleh pihak kepolisian berdasarkan keterangan resmi dari Polres Metro Jakarta Pusat.

Advertisement