Berita

Prabowo Subianto Ungkap Arab Saudi Ubah Aturan Kepemilikan Lahan di Mekkah demi Indonesia

Advertisement

Presiden RI Prabowo Subianto mengumumkan bahwa Indonesia menjadi negara pertama di dunia yang mendapatkan izin resmi dari Pemerintah Kerajaan Arab Saudi untuk memiliki lahan di Kota Suci Mekkah. Kebijakan bersejarah ini memungkinkan Pemerintah Indonesia membangun kompleks khusus bagi jemaah yang dikenal sebagai Kampung Haji Indonesia.

Pernyataan tersebut disampaikan Presiden Prabowo saat menghadiri acara Mujahadah Kubro Satu Abad Nahdlatul Ulama (NU) di Malang, Jawa Timur, pada Minggu (8/2/2026). Ia menegaskan bahwa langkah ini merupakan bentuk penghormatan besar dari Kerajaan Arab Saudi kepada bangsa Indonesia.

Perubahan Undang-Undang Arab Saudi

Menurut Presiden Prabowo, pemberian izin kepemilikan lahan bagi pihak asing di Mekkah merupakan hal yang belum pernah terjadi sebelumnya. Pemerintah Arab Saudi bahkan melakukan langkah luar biasa dengan mengubah regulasi internal mereka demi memfasilitasi kebutuhan Indonesia.

“Ini adalah pertama kali dalam sejarah, bahwa Pemerintah Kerajaan Saudi mengizinkan bangsa lain memiliki tanah di kota suci Mekkah,” ujar Prabowo.

Ia menambahkan bahwa kebijakan ini kini mulai diikuti oleh negara-negara lain. Namun, Indonesia tetap menjadi pelopor dalam kepemilikan lahan tersebut. Prabowo menargetkan pembangunan Kampung Haji yang berkualitas dapat rampung dalam kurun waktu tiga tahun ke depan.

Target Pembangunan Kampung Haji Indonesia

Proyek Kampung Haji Indonesia direncanakan akan memiliki kapasitas yang besar untuk menampung jemaah haji maupun umrah. Dalam beberapa bulan mendatang, pemerintah menargetkan ketersediaan sekitar seribu kamar sebagai tahap awal pembangunan kompleks tersebut.

CEO Danantara, Rosan Roeslani, menjelaskan bahwa status tanah yang diberikan adalah freehold atau hak milik. Perubahan aturan ini secara resmi mulai berlaku efektif pada Januari 2026, yang memungkinkan instansi asing untuk melakukan transaksi pembelian lahan di wilayah tersebut.

Advertisement

Tindak Lanjut Pertemuan dengan Pangeran MBS

Rosan Roeslani mengungkapkan bahwa kebijakan ini merupakan hasil nyata dari pertemuan antara Presiden Prabowo Subianto dengan Putra Mahkota sekaligus Perdana Menteri Arab Saudi, Pangeran Mohammed bin Salman (MBS). Proses pengadaan lahan kini sedang berjalan melalui koordinasi dengan Royal Commission of Mecca.

Pemerintah Arab Saudi telah menawarkan sejumlah lokasi strategis dengan jarak yang bervariasi dari Masjidil Haram. Beberapa plot lahan yang ditawarkan memiliki jarak sekitar 1 hingga 2 kilometer, bahkan ada yang lokasinya bersinggungan langsung dengan area utama.

Detail ProyekKeterangan
Status LahanHak Milik (Freehold)
Target Awal1.000 Kamar
Target Penyelesaian3 Tahun
Lokasi1-2 KM dari Masjidil Haram

Klarifikasi Mengenai Prosedur Kebijakan

Pihak Danantara menegaskan bahwa izin kepemilikan lahan ini murni didasarkan pada hubungan diplomatik dan permintaan langsung Presiden Prabowo kepada Pangeran MBS, tanpa adanya barter kebijakan tertentu. Seluruh proses relokasi penduduk di area yang akan dibeli menjadi tanggung jawab penuh pemerintah setempat.

Informasi mengenai perkembangan pembangunan Kampung Haji Indonesia ini disampaikan berdasarkan pernyataan resmi Presiden Prabowo Subianto dan laporan teknis dari Danantara pada Februari 2026.

Advertisement