Politik & Pemerintahan

Profil Sari Yuliati: Dari Bendahara Golkar Kini Duduki Kursi Pimpinan DPR RI Gantikan Adies Kadir

Sari Yuliati resmi ditetapkan sebagai Wakil Ketua DPR RI untuk sisa masa jabatan 2024–2029. Politikus Partai Golkar ini hadir menggantikan posisi Adies Kadir yang kini tengah dipersiapkan sebagai calon hakim Mahkamah Konstitusi (MK) atas usulan dari Dewan Perwakilan Rakyat.

Sebelum dipercaya menduduki kursi pimpinan parlemen, Sari Yuliati merupakan Wakil Ketua Komisi III DPR RI yang membidangi urusan hukum, hak asasi manusia, dan keamanan. Di internal partai, ia memegang peran strategis sebagai Bendahara Umum DPP Partai Golkar.

Rekam Jejak di Parlemen dan Daerah Pemilihan

Sari Yuliati merupakan legislator yang memiliki basis massa kuat di Nusa Tenggara Barat. Ia terpilih melalui Daerah Pemilihan (Dapil) NTB II yang mencakup wilayah berikut:

  • Kabupaten Lombok Barat
  • Kabupaten Lombok Tengah
  • Kabupaten Lombok Timur
  • Kabupaten Lombok Utara
  • Kota Mataram

Keberhasilannya melenggang ke Senayan tercatat sudah dua kali berturut-turut. Sari pertama kali menjabat sebagai anggota DPR RI pada periode 2019–2024 dan kembali mendapatkan kepercayaan konstituen untuk periode 2024–2029.

Karier Politik Panjang di Partai Golkar

Perjalanan politik Sari Yuliati di bawah naungan pohon beringin dimulai sejak tahun 2004 melalui organisasi sayap Angkatan Muda Partai Golkar (AMPG). Loyalitas dan dedikasinya membawa Sari menempati berbagai posisi krusial di struktur organisasi partai, di antaranya:

  • Bendahara AMPG
  • Bendahara Lembaga Pengelolaan Kaderisasi Golkar
  • Wakil Sekretaris Jenderal DPP Golkar
  • Wakil Bendahara Umum DPP Golkar

Rincian Harta Kekayaan Berdasarkan LHKPN

Berdasarkan Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) yang dilaporkan per 15 Juli 2024, Sari Yuliati tercatat memiliki total kekayaan mencapai Rp 55.661.774.154. Sebagian besar asetnya didominasi oleh tanah dan bangunan senilai lebih dari Rp 47,9 miliar yang tersebar di beberapa lokasi strategis.

Aset properti tersebut mencakup delapan bidang tanah dan bangunan yang berlokasi di Jakarta Selatan, Tangerang, Bogor, Bekasi, hingga Tangerang Selatan. Selain properti, Sari juga melaporkan kepemilikan dua unit kendaraan pribadi kelas atas.

Jenis KendaraanTahun
Mercedes Benz GLE250D2016
Toyota Fortuner 4VRZ 4X4 AT Diesel2019

Dalam laporan tersebut, ia juga memiliki komponen kas dan setara kas sebesar Rp 7,7 miliar serta catatan utang senilai Rp 576,7 juta. Sari Yuliati dilaporkan tidak memiliki harta bergerak lainnya, surat berharga, maupun aset tambahan di luar daftar yang telah diserahkan ke KPK.

Informasi detail mengenai agenda kerja dan pengumuman resmi pimpinan DPR RI dapat diakses melalui kanal komunikasi resmi Sekretariat Jenderal DPR RI.