Edukasi

SNBP 2026: Daya Tampung Belum Muncul di Laman SNPMB Jelang Penutupan, Ini Solusi Bagi Siswa

Advertisement

Menjelang penutupan pendaftaran Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi (SNBP) 2026 pada 18 Februari mendatang, para calon mahasiswa baru mengeluhkan belum tersedianya informasi daya tampung di laman resmi SNPMB. Hingga H-7 penutupan, kolom daya tampung untuk berbagai Perguruan Tinggi Negeri (PTN) masih berstatus sedang dalam proses.

Protes Siswa di Media Sosial

Kondisi ini memicu gelombang protes dari para siswa di media sosial. Akun resmi Instagram SNPMB dibanjiri komentar yang mempertanyakan kapan data kuota tersebut akan diperbarui agar mereka dapat menentukan pilihan program studi dengan tepat.

Salah satu pengguna, @sore.odense, menyampaikan keresahannya di kolom komentar pada Kamis (12/2/2026). “Ini kapan min, daya tampung diumumkan? Udah H-7 hari penutupan,” tulisnya. Keluhan serupa juga muncul dari banyak calon peserta yang merasa kesulitan menyusun strategi pendaftaran tanpa angka pasti daya tampung tahun ini.

Pentingnya Data Daya Tampung dan Keketatan

Direktur Administrasi Pendidikan dan Penerimaan Mahasiswa Baru IPB University, Dr. Utami Dyah Syafitri, menjelaskan bahwa memahami daya tampung dan tingkat keketatan persaingan sangat krusial bagi siswa. Hal ini berkaitan erat dengan peluang kelulusan berdasarkan nilai rapor dan mata pelajaran pendukung.

“Perhatikan mata pelajaran pendukung yang dipersyaratkan di masing-masing prodi. Ada yang satu mapel ada yang dua mapel. Mata pelajaran pendukung merupakan salah satu komponen penilaian, jadi mohon bisa diperhatikan,” ujar Utami sebagaimana dikutip dari laman resmi IPB.

Solusi Alternatif Cek Kuota PTN

Bagi siswa yang membutuhkan informasi segera, terdapat beberapa langkah alternatif yang dapat dilakukan tanpa harus menunggu pembaruan di laman SNPMB:

Advertisement

  • Mengunjungi laman resmi penerimaan mahasiswa baru masing-masing PTN (seperti IPB, ITB, UB, atau UGM) yang seringkali merilis daya tampung secara mandiri.
  • Menghubungi call center resmi kampus tujuan untuk mendapatkan informasi terkini.
  • Menggunakan data daya tampung tahun lalu sebagai patokan, karena biasanya angka kuota tidak mengalami perubahan signifikan.

Khusus untuk program studi baru, seperti Bioinformatika dan Industri Peternakan Cerdas di Universitas Brawijaya, informasi daya tampung mungkin belum tersedia karena statusnya yang baru dibuka pada jalur SNBP tahun ini.

Mekanisme Seleksi SNBP 2026

Proses seleksi SNBP 2026 tetap mengacu pada dua komponen utama penilaian. Pertama, nilai rapor seluruh mata pelajaran dengan bobot minimal 50 persen. Kedua, nilai rapor dari maksimal dua mata pelajaran pendukung, portofolio, atau prestasi dengan bobot maksimal 50 persen.

Siswa diingatkan untuk memastikan urutan pilihan program studi sudah benar. Seleksi akan dilakukan berdasarkan urutan prioritas, di mana peserta yang tidak lolos pada pilihan pertama akan diikutkan pada seleksi pilihan kedua.

Informasi lengkap mengenai perkembangan daya tampung dan prosedur pendaftaran dapat dipantau melalui kanal resmi SNPMB dan laman informasi masing-masing perguruan tinggi negeri.

Advertisement