Teknologi

Soroti Kebiasaan Pengguna, Pakar Ungkap 7 Cara Efektif Jaga Ponsel Tetap Prima dan Tahan Lama

Banyak pengguna ponsel kerap baru menyadari performa perangkatnya menurun ketika mulai sering mengalami hang, baterai cepat habis, atau muncul kerusakan kecil berulang. Padahal, ketahanan dan umur pakai HP tidak semata-mata ditentukan oleh merek atau harga, melainkan sangat dipengaruhi oleh kebiasaan sehari-hari penggunanya. Hal-hal sepele, mulai dari cara mengisi daya hingga perlakuan fisik, terbukti berdampak besar pada stabilitas dan keawetan ponsel dalam jangka panjang.

Perawatan Rutin: Kunci Mencegah Kerusakan Internal

Debu dan kotoran yang menumpuk di port pengisi daya, speaker, hingga celah kecil pada ponsel dapat mengganggu fungsi dan memicu panas berlebih. Meluangkan waktu beberapa menit setiap minggu untuk membersihkan layar dengan kain lembut serta port dan celah menggunakan kuas halus atau udara bertekanan sangat dianjurkan.

Kebiasaan ini tidak hanya menjaga performa, tetapi juga membantu mendeteksi potensi kerusakan kabel atau masalah baterai sejak dini, sebelum menjadi lebih parah.

Hindari Panas Berlebih untuk Jaga Komponen

Suhu tinggi merupakan musuh utama perangkat elektronik karena dapat merusak komponen internal dan mempercepat penurunan kualitas baterai. Penting untuk selalu menggunakan ponsel di area dengan sirkulasi udara yang baik dan tidak menutupinya dengan benda tebal.

Pengguna juga disarankan untuk menghindari meninggalkan ponsel di dalam mobil atau di bawah sinar matahari langsung, bahkan untuk waktu singkat, guna mencegah paparan panas ekstrem.

Perlakuan Fisik yang Hati-hati dan Penggunaan Pelindung

Sebagian besar kerusakan fisik pada ponsel seringkali diakibatkan oleh jatuh, tertindih, atau terkena cairan. Menggunakan casing pelindung yang kokoh adalah langkah preventif yang efektif.

Selain itu, hindari menaruh barang berat di atas perangkat dan jauhkan dari minuman saat digunakan. Tekanan berlebihan pada layar atau tombol juga berpotensi memicu kerusakan kecil yang dapat berujung pada biaya servis mahal di kemudian hari.

Optimalkan Kesehatan Baterai dengan Pola Pengisian Tepat

Baterai ponsel tidak dirancang untuk terus diisi penuh semalaman atau dikuras hingga nol persen setiap hari. Disarankan untuk mencabut pengisi daya saat baterai sudah penuh dan berusaha untuk tidak membiarkannya turun di bawah 10 persen.

Apabila perangkat jarang digunakan, menyimpannya dengan daya sekitar 50 persen akan membantu menjaga stabilitas dan memperpanjang usia pakai baterai secara signifikan.

Pembaruan Perangkat Lunak: Kunci Keamanan dan Performa

Pembaruan perangkat lunak tidak hanya berfungsi untuk menambah fitur baru, tetapi juga krusial dalam menutup celah keamanan, memperbaiki bug, dan menjaga performa perangkat tetap optimal. Melewatkan pembaruan rutin justru berisiko membuat ponsel lebih lambat dan rentan terhadap gangguan.

Penyimpanan Aman untuk Mencegah Kerusakan Tak Terduga

Cara menyimpan ponsel juga memiliki pengaruh besar terhadap keawetannya. Penggunaan tas atau sleeve pelindung sangat direkomendasikan untuk melindungi perangkat dari benturan.

Selain itu, jauhkan ponsel dari air, hewan peliharaan, atau tempat tinggi yang rawan jatuh. Hindari meletakkan perangkat di tepi meja atau permukaan tidak stabil yang dapat menyebabkan benturan tak terduga.

Pentingnya Aksesori Berkualitas untuk Stabilitas Daya

Penggunaan pengisi daya dan kabel berkualitas rendah dapat merusak port serta baterai karena aliran daya yang tidak stabil. Oleh karena itu, pilihlah aksesori resmi atau yang telah bersertifikasi untuk memastikan keamanan dan kinerja optimal.

Segera ganti kabel yang mulai terkelupas dan sebaiknya cabut pengisi daya saat terjadi hujan petir untuk menghindari risiko lonjakan listrik yang dapat merusak perangkat.

Informasi lengkap mengenai kebiasaan yang dapat memperpanjang usia pakai ponsel ini disampaikan melalui ulasan Kompas.com yang dirilis pada Jumat, 30 Januari 2026.