Hiburan

Sule Tanggapi Tuntutan Warisan Teddy Pardiyana: Kita Bukan Perampok, Fokus Cari Aset yang Hilang

Komedian Sule memberikan tanggapan terkait polemik warisan almarhumah Lina Jubaedah yang kembali mencuat setelah Teddy Pardiyana mengajukan permohonan ke pengadilan. Sule menegaskan bahwa seluruh harta yang dimilikinya merupakan hak anak-anaknya dan meminta pihak Teddy untuk tidak terus mengusik hal tersebut.

Pernyataan tersebut disampaikan Sule saat ditemui di Studio Trans7, Warung Buncit, Jakarta Selatan, pada Senin (19/1/2026). Ia menyatakan tidak perlu menanggapi tuntutan yang dilayangkan oleh Teddy Pardiyana karena merasa tidak ada dasar yang kuat.

“Urusan gue warisan gue buat anak-anak gue lah. Tuntutan Pak Teddy gak usah ditanggapin, ya biarin aja mereka menuntut mau apa. Apa yang harus dituntut? Kan gitu,” ujar pria bernama asli Sutisna tersebut.

Klarifikasi Mengenai Aset dan Hak Bintang

Sule membantah tudingan bahwa pihaknya bersikap pelit terhadap Bintang, anak hasil pernikahan Lina Jubaedah dengan Teddy. Ia mengaku telah mengikhlaskan sejumlah harta untuk diurus oleh putrinya, Putri Delina, demi kepentingan Bintang.

“Tenang lah. Kita bukan perampok, tenang. Lagian itu juga harta gue kok yang udah gue ikhlasin, udah gue kasih sama mamanya Bintang diurus sama Putri,” kata Sule menjelaskan.

Pertanyakan Keberadaan Aset yang Hilang

Dalam kesempatan itu, Sule justru mempertanyakan keberadaan sejumlah aset yang hingga kini belum terkumpul. Ia menyoroti hilangnya surat-surat berharga serta uang milik Rizky Febian senilai Rp 5 miliar yang dititipkan kepada almarhumah ibunya.

“Kan ini juga aset belum kumpul semua, surat-surat yang hilang ke mana? Kan gitu. Duit Iky yang Rp 5 miliar ke mana? Kan gitu. Terus yang di Bandung Indah itu ke mana?” tuturnya.

Sule berpendapat bahwa jika aset-aset yang hilang tersebut tidak segera ditemukan, maka jatah untuk Bintang justru akan semakin sedikit. Ia meminta pihak Teddy Pardiyana untuk fokus mencari aset yang tercecer daripada terus menuntut pihak keluarga Sule.

Latar Belakang Konflik dan Jalur Hukum

Perseteruan antara Sule dan Teddy Pardiyana bermula tak lama setelah Lina Jubaedah meninggal dunia pada awal Januari 2020. Konflik ini melibatkan aset bernilai miliaran rupiah, mulai dari rumah kos, perhiasan, hingga uang tunai.

Pada awal 2026, Teddy Pardiyana diketahui mengajukan permohonan penetapan ahli waris kontensius di Pengadilan Agama Bandung. Langkah ini diambil demi mendapatkan legalitas administrasi bagi putrinya, Bintang.

Di sisi lain, pihak Rizky Febian sebelumnya sempat melaporkan Teddy atas dugaan penggelapan aset. Suami Mahalini tersebut mempertanyakan uang hasil jerih payahnya serta aset properti di Bandung Indah yang penjualannya dianggap tidak transparan.

Pernyataan Sule mengenai polemik warisan dan aset yang hilang tersebut disampaikan dalam wawancara di kawasan Jakarta Selatan.