Terungkap! Ini 10 Negara dengan Cadangan Emas Terbesar di Dunia, Indonesia di Peringkat ke-41
Harga emas mengalami koreksi signifikan pada awal Februari 2026 setelah sempat mencapai rekor tertinggi. Pada Selasa, 3 Februari 2026, harga emas Antam 1 gram tercatat sebesar Rp 2.844.000, turun sekitar Rp 183.000 dari hari sebelumnya. Level puncak harga emas Antam sempat menyentuh Rp 3.168.000 per gram pada 29 Januari 2026.
Meskipun terjadi koreksi harga, peran emas sebagai salah satu aset penyimpan nilai paling tahan lama di dunia tidak berkurang. Hal ini terlihat dari langkah bank-bank sentral global yang justru terus meningkatkan akumulasi emas pada level rekor. Arah kebijakan tersebut tercermin dari peta distribusi cadangan emas global yang masih didominasi oleh negara-negara maju.
Dinamika Harga Emas dan Peran Strategisnya
Koreksi tajam pada harga emas terjadi setelah periode kenaikan signifikan, menunjukkan volatilitas pasar komoditas. Namun, bank-bank sentral di seluruh dunia tetap memandang emas sebagai aset strategis yang penting untuk menopang kepercayaan ekonomi dan cadangan devisa.
Data ini merepresentasikan cadangan emas milik bank sentral atau negara yang digunakan sebagai bagian dari kebijakan ekonomi dan cadangan devisa, bukan jumlah emas fisik yang masih tersimpan di bawah tanah dan belum ditambang.
Amerika Serikat Pimpin Cadangan Emas Global
Dikutip dari Trading Economics, Amerika Serikat (AS) dan negara-negara Eropa secara kolektif mengendalikan lebih dari 60 persen dari total cadangan emas dunia yang dilaporkan. AS tercatat sebagai pemegang cadangan emas terbesar di dunia dengan selisih yang cukup jauh dibandingkan negara lainnya, yakni mencapai 8.133 ton.
Sebagian besar cadangan emas AS disimpan di Fort Knox dan Federal Reserve Bank of New York, seperti dikutip dari Visual Capitalist pada 18 November 2025. Dengan harga emas saat ini, nilai cadangan emas AS diperkirakan melampaui 1 miliar dollar AS, sekaligus berfungsi sebagai aset strategis yang menopang kepercayaan terhadap dolar AS.
Daftar 10 Negara dengan Cadangan Emas Terbesar
Berikut adalah negara pemilik cadangan emas terbesar menurut data Trading Economics:
| Negara | Cadangan Emas (Ton) |
|---|---|
| Amerika Serikat | 8.133 |
| Jerman | 3.350 |
| Italia | 2.452 |
| Perancis | 2.437 |
| Rusia | 2.327 |
| China | 2.306 |
| Swiss | 1.040 |
| India | 880 |
| Jepang | 846 |
| Turkiye | 614 |
Posisi Indonesia dan Tren Global
Indonesia berada di posisi ke-41 dalam hal jumlah emas yang dimiliki sebagai cadangan devisa dengan jumlah 85,5 ton. Sementara itu, negara-negara seperti Uzbekistan (390 ton) dan Arab Saudi (323 ton) juga menonjol, menyoroti daya tarik emas yang semakin meningkat di kalangan ekonomi yang kaya energi dan sumber daya.
Selain itu, negara-negara tetangga Indonesia seperti Thailand (235 ton) dan Singapura (194 ton) juga diam-diam meningkatkan cadangan mereka sebagai pengamanan terhadap guncangan global. Secara keseluruhan, tren peningkatan cadangan emas oleh berbagai negara ini menegaskan kembali peran emas sebagai aset strategis yang tetap relevan, terutama di tengah dinamika ekonomi global yang masih dibayangi volatilitas dan risiko geopolitik.
Informasi mengenai cadangan emas global ini dihimpun dari data Trading Economics dan Visual Capitalist yang dirilis pada November 2025.