Sepak Bola

Thomas Frank Resmi Dipecat Tottenham Hotspur, Sikap Kerap Puji Arsenal Picu Kekesalan Pemain

Advertisement

Tottenham Hotspur resmi memberhentikan Thomas Frank dari kursi manajer pada Rabu (11/2/2026) menyusul performa buruk tim dan ketidakharmonisan di ruang ganti. Keputusan ini diambil setelah klub asal London Utara tersebut terpuruk di peringkat ke-16 klasemen sementara Liga Inggris.

Catatan Performa Buruk di Liga Inggris

Manajer asal Denmark tersebut diberhentikan setelah Spurs hanya mampu mencatatkan dua kemenangan dalam 17 pertandingan liga terakhir sejak November lalu. Sisa laga lainnya berakhir dengan enam hasil imbang dan sembilan kekalahan.

Saat ini, Cristian Romero dan rekan-rekan berada di posisi ke-16 klasemen, hanya terpaut lima poin dari zona degradasi. Tren negatif ini menjadi pertimbangan utama manajemen klub untuk mengakhiri kerja sama dengan pelatih berusia 52 tahun tersebut.

Obsesi Terhadap Arsenal yang Memicu Konflik

Selain faktor teknis, laporan internal menyebutkan bahwa sikap Thomas Frank kerap memicu kekesalan di kalangan pemain. Eks pelatih Brentford itu dikabarkan sering menjadikan rival abadi mereka, Arsenal, sebagai rujukan utama dalam berbagai kesempatan di dalam skuad.

Melansir laporan Telegraph, para pemain merasa jenuh karena Frank terus-menerus membicarakan kehebatan Arsenal, bahkan saat menjelang dan sesudah pertandingan di Stadion Emirates.

Advertisement

“Dia terus-menerus membicarakan Arsenal kepada para pemain, dan mereka cepat bosan dengannya. Bahkan sebelum dan setelah pertandingan di Emirates, dia terus mengatakan betapa hebatnya Arsenal. Perasaan di antara beberapa pemain sangatlah ‘cukup sudah bicara tentang Arsenal’,” ungkap seorang sumber.

Tindakan Kontroversial dan Hubungan dengan Pemain

Ketegangan antara Frank dan skuad Spurs diperkuat oleh beberapa kejadian di luar lapangan. Ia pernah terlihat meminum air dari wadah berlogo Arsenal. Selain itu, hubungan personalnya dengan sejumlah pemain inti dikabarkan merenggang dalam beberapa bulan terakhir.

Pada kekalahan melawan Chelsea Oktober lalu, momen Thomas Frank tidak disalami oleh Micky van de Ven dan Djed Spence di lapangan sempat menjadi sorotan publik. Meski saat itu isu keretakan sempat dibantah, kejadian tersebut memperkuat sinyal adanya masalah internal antara pelatih dan pemain.

Informasi lengkap mengenai pemecatan ini disampaikan melalui pernyataan resmi Tottenham Hotspur yang dirilis pada Rabu, 11 Februari 2026.

Advertisement