Ketua Satuan Tugas (Kasatgas) Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi (PRR) Pascabencana Sumatera, Muhammad Tito Karnavian, menekankan pentingnya dukungan spiritual bagi para korban bencana alam. Hal tersebut disampaikan dalam forum Silaturahmi Pimpinan Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR) RI bersama Ulama Aceh di Dayah Mahyal Ulum Al Aziziyah, Kabupaten Aceh Besar, Selasa (10/2/2026).
Tito menilai tokoh agama memiliki peran krusial dalam upaya pemulihan kondisi psikologis masyarakat di tengah masa sulit. Ia secara khusus mengapresiasi dedikasi ulama Aceh yang terus memberikan pendampingan mental dan keagamaan kepada para pengungsi di berbagai titik evakuasi.
Sinergi Pemerintah dan Tokoh Agama
Dalam pertemuan tersebut, Tito mengharapkan dukungan penuh dari para ulama agar proses pemulihan dapat berjalan selaras antara pembangunan fisik dan penguatan batin. Ia menegaskan bahwa peran ulama sangat dibutuhkan seiring dengan langkah pemerintah memulihkan infrastruktur dan aktivitas ekonomi.
“Mohon dukungan dan juga mohon doanya agar kami bisa menjalankan ibadah ini, ibadah kemanusiaan ini,” ujar Tito di hadapan para pimpinan majelis dan tokoh agama Aceh.
Pemetaan 52 Wilayah Terdampak Bencana
Pemerintah pusat melalui instruksi Presiden Prabowo Subianto telah memetakan 52 daerah terdampak bencana yang tersebar di Provinsi Aceh, Sumatera Utara (Sumut), dan Sumatera Barat (Sumbar). Berdasarkan data pemetaan, Aceh menjadi wilayah dengan dampak kerusakan paling parah dibandingkan provinsi lainnya.
Tito menjelaskan bahwa seluruh kekuatan pemerintah kini difokuskan ke Aceh dengan tetap memperhatikan alokasi tugas di Sumbar dan Sumut. Sejak hari pertama bencana, unsur kementerian, TNI, hingga Polri telah diperintahkan untuk bergerak cepat melakukan penanganan di lapangan.
Koordinasi Lintas Kementerian dalam Pemulihan
Sebagai Kasatgas, Tito Karnavian telah menggelar serangkaian rapat intensif dengan para kepala daerah untuk memverifikasi masalah di lapangan. Langkah ini bertujuan agar pembagian tugas antarlembaga dapat dilakukan secara tepat sasaran demi mempercepat proses rehabilitasi.
| Instansi | Fokus Tugas Pemulihan |
| Kementerian Pekerjaan Umum | Perbaikan dan pembangunan infrastruktur rusak. |
| Kementerian Perdagangan & UMKM | Aktivitas pasar dan pemulihan ekonomi masyarakat. |
| Kementerian Kesehatan | Operasional rumah sakit dan layanan kesehatan. |
Pembagian tugas ini diharapkan mampu menghidupkan kembali roda perekonomian dan memastikan layanan publik dasar segera kembali normal. Informasi mengenai langkah percepatan rehabilitasi ini merujuk pada pernyataan resmi Kasatgas PRR Pascabencana Sumatera dalam agenda kunjungan kerja di Aceh Besar.
