Finansial

Ahmad Nadjib Soroti Kenaikan Pengguna wondr by BNI: Bukti Daya Saing Digital Bank Himbara Nasional

Advertisement

Anggota Komisi XI DPR RI Ahmad Nadjib memberikan apresiasi terhadap kinerja digital PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (BBNI). Hal ini menyusul peningkatan jumlah pengguna aplikasi wondr by BNI yang mencapai 14,8 persen secara tahunan (year on year/YoY).

Capaian tersebut dinilai mencerminkan daya saing positif BNI sebagai bagian dari Himpunan Bank Milik Negara (Himbara) di tengah kompetisi industri perbankan nasional yang semakin ketat. Nadjib menyebut BNI memiliki kemampuan adaptif yang baik dalam menghadapi transformasi digital.

Indikator Keberlanjutan Transformasi Digital

Menurut Nadjib, pertumbuhan jumlah pengguna digital menjadi salah satu indikator penting dalam menilai efektivitas strategi transformasi perbankan. Namun, ia mengingatkan bahwa keberhasilan digital banking tidak semata-mata diukur dari pertumbuhan jumlah pengguna saja.

Ia menyebutkan sejumlah indikator lain yang menentukan keberlanjutan transformasi digital perbankan, di antaranya:

  • Tingkat keaktifan pengguna
  • Retensi nasabah
  • Kepuasan nasabah
  • Efisiensi operasional digital

“Tingkat keaktifan pengguna, retensi, kepuasan nasabah, serta efisiensi operasional digital juga menjadi indikator penting dalam menilai keberlanjutan transformasi ini,” ujar Nadjib dalam keterangannya pada Kamis (12/2/2026).

Dorong Inklusi Keuangan dan Sektor UMKM

Penguatan platform digital seperti wondr dinilai tidak hanya berkontribusi pada peningkatan transaksi, tetapi juga berpotensi memperluas jangkauan layanan perbankan. Nadjib menilai perkembangan digital banking dapat menjadi katalis dalam mendorong inklusi keuangan nasional.

Advertisement

Selain aspek daya saing, Nadjib menyoroti peran BNI dalam pembiayaan sektor produktif, khususnya usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM). Penguatan layanan digital diharapkan dapat disinergikan dengan perluasan pembiayaan UMKM untuk memberdayakan ekonomi masyarakat.

Keamanan Sistem dan Perlindungan Konsumen

Nadjib mengingatkan pentingnya penguatan aspek keamanan sistem dalam pengembangan layanan digital perbankan. Kepercayaan publik dianggap sebagai fondasi utama dalam pertumbuhan ekosistem keuangan digital yang sehat.

Ia menekankan bahwa keamanan siber, perlindungan data pribadi, serta mekanisme penanganan pengaduan nasabah merupakan elemen krusial. Tanpa penguatan pada aspek tersebut, risiko gangguan kepercayaan dapat berdampak pada kinerja industri secara keseluruhan.

Informasi mengenai apresiasi dan evaluasi kinerja digital ini disampaikan melalui pernyataan resmi Anggota Komisi XI DPR RI Ahmad Nadjib pada Kamis, 12 Februari 2026.

Advertisement