Teknologi

Bitcoin Turun di Bawah $70.000, Analis Bitwise Ungkap Pemicu Tekanan Jual di Pasar Kripto

Advertisement

Harga Bitcoin mencatatkan level terendah sepanjang tahun 2026 setelah sempat menyentuh angka 68.802 dollar AS per keping pada perdagangan Senin (16/2/2026) pagi WIB. Penurunan ini membawa aset kripto dengan kapitalisasi pasar terbesar tersebut kembali berada di bawah level psikologis 70.000 dollar AS di tengah tekanan pasar global.

Kondisi Pasar Kripto dan Pergerakan Altcoin

Berdasarkan data CoinMarketCap, mayoritas aset kripto utama bergerak di zona merah. Koreksi harga ini memperpanjang tren pelemahan yang terjadi dalam beberapa hari terakhir akibat meningkatnya tekanan jual dan sikap hati-hati investor terhadap aset berisiko.

Aset KriptoHarga (USD)Persentase Penurunan
Ethereum (ETH)1.966,425,26%
XRP1,4773,20%
BNB614,382,52%
Solana (SOL)85,972,24%
TRX0,28050,62%

Berbeda dengan aset kripto utama, stablecoin seperti USDT dan USDC terpantau relatif stabil di kisaran 0,999 dollar AS. Saat ini, pelaku pasar tengah mencermati apakah level 68.000 dollar AS dapat menjadi titik penopang (support) baru atau justru memicu koreksi yang lebih dalam.

Kekhawatiran Fenomena Crypto Winter

Penurunan tajam ini memicu kembali kekhawatiran akan datangnya fase crypto winter atau periode penurunan panjang. Sejak mencapai rekor tertinggi di atas 126.000 dollar AS pada Oktober lalu, nilai Bitcoin telah terkoreksi hampir 50 persen, dengan penurunan lebih dari 25 persen terjadi dalam sebulan terakhir.

Situasi pasar saat ini mengingatkan para pelaku industri pada krisis FTX tahun 2022. Kala itu, harga Bitcoin terseret dari kisaran 50.000 dollar AS hingga menyentuh level 15.000 dollar AS. Lemahnya pantulan harga saat ini menimbulkan spekulasi mengenai potensi terulangnya siklus pelemahan berkepanjangan tersebut.

Advertisement

Analisis Arus Dana ETF dan Pandangan Pakar

Meskipun pasar cenderung lesu, data arus dana exchange-traded fund (ETF) menunjukkan kondisi yang lebih berimbang. ETF spot Bitcoin seperti iShares Bitcoin Trust (IBIT) milik BlackRock mencatat arus keluar (outflow) sekitar 2,8 miliar dollar AS dalam tiga bulan terakhir, namun secara tahunan masih membukukan arus masuk bersih (inflow) sebesar 21 miliar dollar AS.

Chief Investment Officer Bitwise, Matt Hougan, menjelaskan kepada CNBC News bahwa tekanan jual saat ini didominasi oleh trader jangka pendek dan hedge fund, bukan oleh investor ETF jangka panjang. Secara keseluruhan, kategori ETF spot Bitcoin tetap mempertahankan inflow bersih sebesar 14,2 miliar dollar AS dalam setahun terakhir.

Sementara itu, CEO Galaxy Digital Mike Novogratz berpendapat bahwa era spekulasi besar di pasar kripto mungkin mulai mereda. Ia memproyeksikan aset digital ke depan akan bergerak lebih stabil sebagai instrumen investasi jangka panjang dengan potensi imbal hasil yang lebih moderat.

Informasi mengenai dinamika pasar kripto ini dihimpun berdasarkan data CoinMarketCap dan laporan CNBC News yang dirilis pada Senin, 16 Februari 2026.

Advertisement