ByteDance resmi memperkenalkan model kecerdasan buatan (AI) pembuat video terbaru bernama Seedance 2.0 melalui platform internal Jimeng AI. Teknologi ini menjadi perbincangan hangat di kalangan kreator digital karena kemampuannya menghasilkan visual dengan kualitas tajam dan pergerakan kamera sinematik yang menyerupai produksi film layar lebar.
Kualitas Visual dan Fitur Sinematik
Seedance 2.0 mampu menghasilkan adegan dengan teknik pengambilan gambar profesional seperti dolly-in, tracking shot, hingga cinematic pan. Model ini mendukung resolusi hingga 2K, memberikan detail tekstur wajah dan pencahayaan yang lebih hidup dibandingkan model AI lain yang umumnya masih terbatas pada 1080p.
Berdasarkan uji coba para pengguna beta, terdapat beberapa keunggulan teknis yang menonjol dari model ini:
- Depth of field yang realistis dengan latar belakang blur dan fokus tajam pada karakter utama.
- Transisi adegan yang halus tanpa gangguan visual atau glitch yang mencolok.
- Konsistensi karakter yang menjaga proporsi wajah tetap stabil antar-frame.
- Fleksibilitas input multimodal yang mendukung teks, gambar, hingga referensi video.
Meskipun durasi video yang dihasilkan saat ini masih berkisar antara 14 hingga 15 detik, Seedance 2.0 dinilai mampu membangun atmosfer dramatis untuk berbagai genre, mulai dari aksi, fiksi ilmiah, hingga drama historis.
Perbandingan dengan Sora Milik OpenAI
Dalam peta persaingan teknologi AI global, Seedance 2.0 kerap dibandingkan dengan Sora milik OpenAI. Seedance 2.0 tercatat unggul dalam hal resolusi tinggi dan kecepatan proses rendering. Namun, Sora masih dinilai lebih kuat dalam aspek simulasi fisika dan mampu menghasilkan durasi video yang lebih panjang hingga 25 detik.
Dampak Signifikan pada Pasar Saham
Kehadiran Seedance 2.0 tidak hanya memicu diskusi di komunitas kreatif, tetapi juga memberikan dampak nyata pada pasar modal di China. Laporan Bloomberg menyebutkan bahwa saham sejumlah perusahaan media dan hiburan mengalami lonjakan signifikan setelah pengumuman teknologi ini.
| Perusahaan | Kenaikan Saham |
|---|---|
| COL Group Co. | 20 Persen |
| Shanghai Film Co. | 10 Persen |
| Perfect World Co. | 10 Persen |
Para analis menilai optimisme investor ini mencerminkan keyakinan bahwa teknologi AI video seperti Seedance 2.0 berpotensi mengubah peta industri film dan media digital yang selama ini bergantung pada proses produksi konvensional.
Informasi mengenai perkembangan teknologi Seedance 2.0 ini dihimpun dari laporan penggunaan versi beta pada platform Jimeng AI serta data pergerakan pasar modal yang dirilis pada Februari 2026.
