Garena Indonesia secara resmi menutup ajang Garena Game Jam (GGJ) 3 yang berlangsung di Binus University Jakarta pada 6 hingga 8 Februari 2026. Kompetisi pengembangan gim selama 48 jam ini diikuti oleh 150 talenta muda terpilih, mulai dari mahasiswa hingga pelajar SMA/SMK, yang berhasil menyisihkan lebih dari 2.200 pendaftar dari seluruh Nusantara.
Sinergi Lintas Sektor Perkuat Ekosistem Digital
Penyelenggaraan GGJ 3 merupakan hasil kolaborasi antara Garena Indonesia dengan Kementerian Ekonomi Kreatif (Kemenekraf), Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi), Asosiasi Game Indonesia (AGI), Google, serta Binus University. Sinergi ini bertujuan memperkuat ekosistem industri digital dan kesiapan talenta kreatif lokal di kancah global.
Country Head Garena Indonesia, Hans Saleh, menyatakan bahwa keterlibatan tim Garena global dalam edisi kali ini bertujuan untuk berbagi pengalaman industri. “Keterlibatan lebih banyak tim Garena secara global mencerminkan upaya berkelanjutan kami untuk memperkuat kesiapan talenta muda Indonesia menghadapi kebutuhan industri,” ujar Hans dalam keterangan tertulis, Kamis (19/2/2026).
Transformasi dari Konsumen Menjadi Kreator
Deputi Bidang Kreativitas Digital dan Teknologi Kemenekraf, Muhammad Neil El Himam, mengapresiasi semangat para peserta. Ia menegaskan optimisme bahwa ajang seperti GGJ dapat mendorong transformasi Indonesia dari sekadar konsumen menjadi pencipta yang andal di industri digital yang kompetitif.
Senada dengan hal tersebut, Wakil Menteri Ekonomi Kreatif (Wamenekraf) Irene Umar menyoroti pentingnya keberlanjutan bagi para pengembang. “Saya berterima kasih karena GGJ tidak hanya soal kompetisi membuat game, tapi juga tentang ‘what’s next?’,” tutur Irene. Ia menambahkan bahwa kolaborasi lintas disiplin adalah kunci utama perkembangan industri gim nasional.
Dominasi Mahasiswa UI di Panggung Juara
Setelah melalui kurasi ketat terhadap 37 gim yang tercipta dengan tema unik “Nothing Works As Expected”, Tim Lelesasa dari Universitas Indonesia (UI) keluar sebagai juara pertama melalui karya berjudul “Let Meow Out!”. Tim ini mengusung genre puzzle platformer yang terinspirasi dari gim klasik seperti Tetris dan Mario Bros.
Berikut adalah daftar pemenang utama Garena Game Jam 3:
- Juara 1: Tim Lelesasa (Universitas Indonesia) – Gim: Let Meow Out!
- Juara 2: Tim Potentially Functional (Universitas Indonesia) – Gim: Fall Through
- Juara 3: Tim Barista (Institut Teknologi Bandung) – Gim: Get Flagged!
- Most Creative Team: Muhammad Daannii (Politeknik Negeri Malang) – Gim: No Cat Works as Expected
Para pemenang berhak mendapatkan total hadiah uang tunai sebesar Rp 30 juta serta kesempatan mengikuti program inkubasi khusus dari Garena. Program ini dirancang untuk mendampingi karya peserta hingga siap diterbitkan ke pasar komersial secara luas.
Informasi lengkap mengenai hasil kompetisi dan inisiatif pengembangan talenta digital ini dapat diakses melalui akun Instagram resmi Garena Indonesia yang dirilis pada 19 Februari 2026.
