Opsi Judul:
- Gaya Hard News: Kepulauan Seribu: Harga Cabai Rawit Tembus Rp 120.000, Bapanas Siapkan Intervensi Distribusi
- Gaya Tokoh: Budi Waryanto Ungkap Harga Cabai di Kepulauan Seribu Lampaui HAP, Dorong Fasilitasi Logistik
- Gaya SEO: Harga Cabai Rawit Merah di Kepulauan Seribu Melonjak, Bapanas Tekan Biaya Logistik Jelang Ramadan
Badan Pangan Nasional (Bapanas) menyoroti lonjakan harga cabai rawit merah di wilayah Kepulauan Seribu Utara yang mencapai Rp 120.000 per kilogram. Angka ini jauh melampaui Harga Acuan Penjualan (HAP) yang ditetapkan pemerintah di kisaran Rp 40.000 hingga Rp 57.000 per kilogram.
Rencana Intervensi Lewat Fasilitasi Distribusi Pangan
Bapanas berencana menerapkan skema Fasilitasi Distribusi Pangan (FDP) untuk menekan biaya logistik yang menjadi pemicu utama tingginya harga di wilayah kepulauan. Kepala Biro Perencanaan, Kerja Sama, dan Humas Bapanas, Budi Waryanto, menjelaskan bahwa langkah ini krusial untuk menjaga stabilitas harga menjelang momentum Ramadan.
“FDP kita dorong untuk menekan harga cabai yang mengalami fluktuasi menjelang momentum puasa ini,” ujar Budi dalam keterangan resminya. Intervensi ini sesuai dengan arahan Kepala Bapanas Andi Amran Sulaiman guna memastikan harga pangan tidak melonjak tajam menjelang hari besar keagamaan.
Tantangan Logistik di Kepulauan Seribu Utara
Kecamatan Kepulauan Seribu Utara, yang mencakup Pulau Harapan, Pulau Kelapa, dan Pulau Panggang, dihuni oleh 17.817 jiwa atau setara 61 persen dari total populasi Kabupaten Kepulauan Seribu. Kondisi geografis memaksa wilayah ini bergantung penuh pada distribusi transportasi laut.
Ketergantungan tersebut mengakibatkan adanya tambahan biaya logistik pengiriman barang hingga Rp 10.000 per karung dari daratan Jakarta Utara. Budi menyebutkan bahwa jika FDP diterapkan sejak dari Pasar Induk Kramat Jati, penurunan harga dapat terjadi secara bertahap hingga ke tingkat konsumen di wilayah kepulauan.
Penyediaan Gudang dan Buffer Stock
Selain distribusi, Bapanas mendorong penyediaan gudang penyimpanan di Kepulauan Seribu dengan dukungan pemerintah daerah. Infrastruktur ini diharapkan dapat memperkuat buffer stock pangan strategis dengan melibatkan Perum Bulog maupun BUMD pangan setempat.
Perbandingan Harga di Pasar Induk Tanah Tinggi
Berbeda dengan kondisi di Kepulauan Seribu, harga cabai rawit merah di Pasar Induk Tanah Tinggi, Tangerang, justru menunjukkan tren penurunan. Berdasarkan keterangan pedagang bernama Iim, harga saat ini berada di kisaran Rp 75.000 hingga Rp 80.000 per kilogram, turun dari sebelumnya yang sempat melebihi Rp 90.000.
Merujuk pada data Sistem Pemantauan Pasar Kebutuhan Pokok (SP2KP) Kementerian Perdagangan, rata-rata nasional harga cabai rawit merah per 13 Februari 2026 tercatat sebesar Rp 73.609 per kilogram. Informasi lengkap mengenai isu ini disampaikan melalui pernyataan resmi Bapanas yang dirilis pada Selasa, 17 Februari 2026.
