Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup melemah pada perdagangan Kamis (12/2/2026) dengan penurunan sebesar 25,62 poin atau 0,31 persen ke level 8.265,35. Meskipun sempat dibuka menguat di level 8.317,24, indeks bergerak fluktuatif di rentang 8.220,15 hingga 8.334,02 sepanjang hari perdagangan.
Statistik Perdagangan dan Pergerakan Indeks
Berdasarkan data Bursa Efek Indonesia, total volume transaksi tercatat mencapai 39,89 miliar saham dengan nilai transaksi Rp 23,55 triliun. Frekuensi perdagangan berada di angka 2,95 juta kali dengan total kapitalisasi pasar mencapai Rp 14.997 triliun. Kondisi pasar didominasi oleh pelemahan 401 saham, sementara 313 saham menguat dan 244 saham lainnya stagnan.
Sejumlah indeks utama lainnya turut mencatat koreksi tipis pada penutupan hari ini:
- Indeks LQ45 turun 2,54 poin ke level 839,40.
- Jakarta Islamic Index (JII) melemah 1,46 poin ke 569,69.
- KOMPAS100 turun 3,76 poin ke 1.167,96.
- Indeks ISSI menurun 0,31 poin ke 295,86.
- IDX30 terkoreksi 0,20 poin ke 435,83.
- JII70 tercatat stagnan di posisi 211,46.
Kinerja Sektoral: Bahan Baku dan Properti Memimpin
Secara sektoral, penguatan signifikan terlihat pada sektor bahan baku (IDXBASIC) yang memimpin kenaikan sebesar 33,58 poin atau 1,46 persen ke level 2.338,92. Sektor properti dan real estat juga menguat 10,50 poin atau 0,94 persen ke 1.121,71, diikuti sektor transportasi yang naik 9,25 poin ke 2.092,84.
Di sisi lain, beberapa sektor mengalami tekanan. Sektor energi melemah 0,27 persen ke 4.148,05, sektor konsumer non-siklikal turun 4,65 poin ke 799,10, dan sektor barang konsumer siklikal terkoreksi 10,79 poin ke 1.165,75. Sektor teknologi dan kesehatan masing-masing melemah 10,20 poin dan 24,95 poin.
Pergerakan Saham Unggulan
Dari jajaran saham unggulan di LQ45, PT Aneka Tambang Tbk (ANTM) menguat 3,26 persen ke Rp 4.120 per saham, sementara PT Vale Indonesia Tbk (INCO) naik 3,65 persen ke Rp 7.100. Di sektor perbankan, PT Bank Mandiri Tbk (BMRI) naik 1,00 persen ke Rp 5.075 dan PT Bank Negara Indonesia Tbk (BBNI) menguat 0,67 persen ke Rp 4.510. Sebaliknya, PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) turun 1,68 persen ke Rp 7.325.
Pada sektor konsumer, PT Unilever Indonesia Tbk (UNVR) mencatat kenaikan 1,77 persen ke Rp 2.300. Sementara itu, di sektor teknologi dan telekomunikasi, PT Telkom Indonesia Tbk (TLKM) naik tipis 0,85 persen ke Rp 3.560, namun PT Mora Telematika Indonesia Tbk (MORA) melemah 2,14 persen ke level Rp 6.875.
Informasi pergerakan pasar modal ini merujuk pada data perdagangan harian Bursa Efek Indonesia yang dirilis pada Kamis, 12 Februari 2026.
