Institut Teknologi Bandung (ITB) resmi membuka kesempatan bagi para peraih medali Olimpiade Sains Nasional (OSN) untuk masuk tanpa tes. Kebijakan ini berlaku melalui jalur Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi (SNBP) dan Seleksi Siswa Unggul (SSU) tahun akademik 2026.
Alasan ITB Membuka Jalur Khusus OSN
Pihak kampus menyatakan langkah ini bertujuan memastikan siswa berbakat di bidang sains dan teknologi mendapatkan lingkungan akademik yang tepat. “Langkah ini merupakan bagian dari upaya ITB untuk memastikan para siswa dengan bakat luar biasa di bidang sains dan teknologi mendapatkan kesempatan terbaik untuk mengembangkan potensi mereka,” tulis ITB dalam laman resminya, Jumat (13/2/2026).
Prestasi di ajang OSN dinilai mencerminkan dedikasi tinggi, kemampuan analisis tajam, dan ketangguhan kompetisi. Hal tersebut dianggap selaras dengan nilai-nilai keunggulan yang dijunjung tinggi oleh ITB. Melalui integrasi sertifikat prestasi ini, ITB berharap dapat memperkuat ekosistem riset dan inovasi di lingkungan kampus.
Mekanisme dan Syarat Pendaftaran
Bagi siswa yang ingin memanfaatkan jalur ini, terdapat beberapa tahapan yang harus dipenuhi. Berikut adalah mekanisme pendaftarannya:
- Pendaftaran Seleksi: Calon mahasiswa mendaftar melalui jalur SNBP atau SSU sesuai jadwal yang telah ditentukan.
- Unggah Dokumen: Melampirkan atau mengunggah sertifikat prestasi asli raihan dari OSN sebagai dokumen pendukung prestasi talenta pada portal pendaftaran.
- Kesesuaian Akademik: Siswa sangat disarankan untuk memilih program studi yang relevan dengan bidang OSN yang ditekuni guna mendukung pengembangan keahlian secara berkelanjutan.
Investasi Talenta Muda Indonesia
ITB menilai keputusan memfasilitasi peraih medali OSN melalui jalur talenta ini diharapkan dapat memotivasi lebih banyak siswa di seluruh Indonesia untuk mencintai ilmu pengetahuan dan teknologi. Pihak universitas percaya bahwa investasi pada talenta muda berbakat adalah kunci utama dalam membangun keberlanjutan teknologi Indonesia di masa depan.
Informasi lengkap mengenai mekanisme pendaftaran bagi peraih medali ini disampaikan melalui pernyataan resmi Institut Teknologi Bandung yang dirilis pada 13 Februari 2026 melalui laman resmi kampus.
