Berita

Kemensos Salurkan Bansos Rp 17,5 Triliun untuk 18 Juta Keluarga Jelang Ramadan dan Idul Fitri 2026

Advertisement

Menteri Sosial Saifullah Yusuf, yang akrab disapa Gus Ipul, mengumumkan penyaluran stimulus bantuan sosial (bansos) senilai Rp 17,5 triliun untuk memperkuat daya beli masyarakat menghadapi Ramadan dan Hari Raya Idul Fitri 2026. Bantuan ini secara khusus menyasar masyarakat yang berada pada kategori desil 1 hingga 4 dalam Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN).

Alokasi Anggaran dan Target Penerima Bansos

Pemerintah menetapkan fokus utama pemberian bantuan pada masyarakat di kelompok desil 1 dan 2. Namun, Gus Ipul menyatakan bahwa jangkauan bantuan dapat diperluas hingga desil 3 dan 4 apabila alokasi anggaran masih mencukupi setelah pemenuhan prioritas utama.

Terdapat dua kategori besar bantuan yang akan disalurkan oleh Kementerian Sosial, yaitu:

  • Bansos Reguler: Terdiri dari Program Keluarga Harapan (PKH) dan Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) dengan total anggaran Rp 17,5 triliun untuk 18 juta Keluarga Penerima Manfaat (KPM).
  • Bansos Adaptif: Mencakup bantuan adaptif kebencanaan (seperti isian rumah, pemberdayaan, dan jaminan hidup) serta bantuan Asistensi Rehabilitasi Sosial (ATENSI) bagi keluarga pemerlu atensi sosial.

Transparansi dan Pemutakhiran Data Kemensos

Seluruh data penerima manfaat bersumber dari DTSEN yang dikelola oleh Badan Pusat Statistik (BPS) dan diperbarui secara berkala oleh Kemensos. Gus Ipul menekankan pentingnya akurasi data dan membuka ruang bagi masyarakat untuk melakukan pemutakhiran melalui prosedur yang telah disediakan.

Advertisement

Masyarakat dapat mengusulkan atau menyanggah data melalui beberapa kanal resmi berikut:

  1. Jalur formal berjenjang mulai dari tingkat RT/RW hingga pemerintah daerah.
  2. Aplikasi Cek Bansos dan Command Center Kemensos.
  3. Layanan telepon 021-171 yang tersedia 24 jam nonstop.
  4. Hotline WhatsApp yang saat ini sedang dalam tahap persiapan.

Pengumuman ini disampaikan dalam Konferensi Pers Stimulus Ekonomi Hari Besar Keagamaan Nasional (HBKN) Idul Fitri 2026 di Stasiun Gambir, Jakarta. Acara tersebut turut dihadiri oleh sejumlah pejabat negara, termasuk Menko Perekonomian Airlangga Hartarto dan Sekretaris Kabinet Letkol Teddy Indra Wijaya.

Informasi lengkap mengenai penyaluran bantuan sosial ini disampaikan melalui pernyataan resmi Menteri Sosial Saifullah Yusuf dalam konferensi pers yang berlangsung pada Selasa, 10 Februari 2026.

Advertisement