Edukasi

Kisah Jose Gabriel, Anak Driver Ojol Peraih Beasiswa Grab Scholar yang Ingin Jadi Insinyur Tambang

Advertisement

Jose Gabriel, siswa SDK Santa Anna yang memiliki bakat luar biasa di bidang Matematika, resmi menerima beasiswa Grab Scholar 2025. Putra dari seorang pengemudi Grab ini terpilih setelah melalui proses seleksi ketat guna menunjang kelangsungan pendidikannya di tengah keterbatasan ekonomi keluarga.

Perjuangan Keluarga di Balik Prestasi

Ibunda Jose, Lusiana Saragih, mengungkapkan bahwa kehidupan keluarganya tergolong pas-pasan. Sebagai ibu rumah tangga dengan suami yang bekerja sebagai sopir ojek daring, ia harus menghidupi tiga anak yang masih kecil dan membutuhkan biaya pendidikan yang tidak sedikit.

Lusiana mengaku percaya diri mendaftarkan anaknya dalam program beasiswa ini karena rekam jejak akademik Jose yang gemilang. “Karena percaya diri, nilainya kan hampir tinggi lah. Kan, juara satu terus di sekolah,” ujar Lusiana saat ditemui di South Quarter, Jakarta Selatan, Kamis (12/2/2026).

Bakat Matematika dan Kendala Biaya

Meski memiliki potensi besar di bidang Matematika dan karate, Jose tidak bisa mendapatkan pelajaran tambahan atau les di luar sekolah karena kendala biaya. Lusiana bahkan harus memutar otak untuk menyediakan sarana belajar bagi putranya.

“Saya cobakan beli buku, inilah pelajari, kalau ada HP lihat di YouTube, karena memang ilmu hanya di buku,” tuturnya. Kegigihan tersebut membuahkan hasil; Jose konsisten meraih peringkat pertama sejak kelas 1 SD dan berhasil menembus tingkat provinsi dalam Olimpiade Sains Indonesia (OSI) bidang Matematika.

Selain akademis, Jose sebenarnya berprestasi di bidang karate. Namun, latihan tersebut terpaksa dihentikan karena keluarga tidak lagi mampu membiayai kegiatannya. Melalui beasiswa Grab Scholar 2025, Jose kini mendapatkan bantuan dana pendidikan serta biaya hidup untuk mendukung proses belajarnya.

Advertisement

Cita-cita Menjadi Insinyur Pertambangan

Bagi Jose, Matematika bukanlah pelajaran yang menakutkan, melainkan sebuah hobi yang menyenangkan. Ia mengaku sudah menyukai angka sejak duduk di bangku Taman Kanak-kanak (TK) di saat anak-anak lain cenderung menghindari pelajaran tersebut.

“Jadi, saya anggap Matematika itu standar permainan yang sering saya mainin. Dari sanalah hobi saya itu jadi belajar,” ungkap Jose. Selain belajar, ia juga tetap rutin berolahraga untuk menjaga kesehatan tubuhnya.

Siswa berprestasi ini memiliki visi besar untuk masa depannya. Ia bercita-cita menjadi seorang insinyur pertambangan agar dapat mengelola kekayaan alam Indonesia dengan lebih baik, sekaligus mengangkat derajat ekonomi keluarganya.

“Pikiran saya itu banyak tambang-tambang di Indonesia yang belum dapat dikelola secara garis besarnya itu baik. Jadi, semoga saya bisa jadi insinyur dan melakukan praktik-praktik secara langsung di bidang pertambangan,” pungkasnya.

Informasi lengkap mengenai pemberian beasiswa ini disampaikan melalui pernyataan resmi pihak Grab Indonesia dalam acara penyerahan bantuan Grab Scholar yang dirilis pada 12 Februari 2026.

Advertisement