Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) Jenderal TNI Maruli Simanjuntak menyatakan kesiapan jajarannya untuk memfasilitasi program pelatihan 4.000 Aparatur Sipil Negara (ASN) sebagai Komponen Cadangan (Komcad). Program yang diinisiasi oleh Kementerian Pertahanan ini direncanakan mulai berjalan pada April 2026 mendatang dengan memanfaatkan fasilitas pendidikan milik TNI Angkatan Darat.
Kesiapan Fasilitas Latihan TNI AD
Maruli menjelaskan bahwa TNI Angkatan Darat memiliki sarana dan prasarana yang memadai untuk mendukung proses pendidikan militer bagi para ASN tersebut. Meski demikian, ia menegaskan bahwa pelaksanaan teknis dan kebijakan operasional masih menunggu instruksi serta petunjuk lebih lanjut dari Markas Besar (Mabes) TNI.
“Ya kemungkinan besar begitu (menggunakan fasilitas TNI AD), cuma kebijakan ini saya kira dari Mabes TNI nanti. Jadi kalau apa yang kami punya nanti petunjuknya bagaimana kita siapkan semaksimal mungkin apa yang kita bisa,” ujar Maruli di Balai Kartini, Jakarta Selatan, Rabu (11/2/2026).
Menurut Maruli, TNI AD merupakan matra yang memiliki fasilitas latihan paling banyak dan siap digunakan untuk mendukung program nasional tersebut. Namun, detail mengenai lokasi spesifik dan jadwal harian pelatihan masih dalam tahap koordinasi internal.
Target Peserta dari 49 Kementerian dan Lembaga
Sebelumnya, Wakil Menteri Pertahanan (Wamenhan) Donny Ermawan mengungkapkan bahwa pihaknya menargetkan 4.000 ASN dari berbagai instansi untuk mengikuti tahap awal pendidikan Komcad. Kementerian Pertahanan telah berkoordinasi dengan puluhan lembaga pemerintah untuk mengirimkan nama-nama pegawai yang akan dilatih.
Beberapa poin utama terkait rencana pelatihan ini meliputi:
- Melibatkan 49 kementerian dan lembaga (K/L) di seluruh Indonesia.
- Target awal peserta mencapai 4.000 orang ASN dari berbagai latar belakang instansi.
- Proses pendidikan direncanakan mulai pada akhir Maret atau awal April 2026.
- Program ini merupakan bagian dari upaya penguatan pertahanan negara melalui unsur sipil.
Jadwal Pelaksanaan Pelatihan
Wamenhan Donny Ermawan menyebutkan bahwa permintaan pengiriman nama-nama ASN sudah disampaikan kepada kementerian terkait sejak awal Februari. Hal ini disampaikan dalam rapat di kompleks parlemen, Senayan, pada Selasa (10/2/2026), sebagai bagian dari persiapan administratif sebelum pelatihan fisik dimulai.
“Kita kan harapannya bisa menjadikan seluruh ASN Komcad, tapi ini di awal ini kita akan mulai dengan 4.000 ASN yang akan kita didik Komcad dari semua kementerian. Mungkin nanti di akhir bulan depan kira-kira mungkin ya, April mungkin kira-kira akan kita mulai nanti ya,” kata Donny.
Informasi mengenai kesiapan fasilitas dan jadwal pelatihan ASN Komcad ini dihimpun berdasarkan pernyataan resmi KSAD Jenderal TNI Maruli Simanjuntak dan Wamenhan Donny Ermawan pada Februari 2026.
