Valve meluncurkan Steam Greenlight pada 2012 sebagai platform revolusioner yang memberikan wewenang kepada komunitas untuk mengurasi game indie. Program ini bertujuan membuka akses bagi pengembang kecil agar produk mereka dapat dipasarkan di Steam Store melalui sistem pemungutan suara langsung oleh para pemain.
Konsep Demokratisasi Industri Game
Melalui Greenlight, Valve menyerahkan sebagian proses kurasi kepada pengguna. Para pemain dapat memberikan suara untuk menentukan judul game mana yang layak masuk ke toko digital tersebut. Langkah ini awalnya dipandang sebagai bentuk demokratisasi industri game, memberikan peluang bagi pengembang yang tidak memiliki akses ke penerbit besar.
Munculnya Praktik Asset Flip dan Kendala Kualitas
Dalam perjalanannya, sistem ini justru memicu berbagai persoalan teknis dan etika. Platform tersebut mulai dipenuhi oleh proyek game yang tidak serius dan penyalahgunaan sistem voting. Salah satu masalah utama yang muncul adalah praktik asset flip, di mana pengembang menggunakan aset siap pakai dari marketplace tanpa upaya kreatif yang signifikan.
Kualitas game tidak lagi menjadi penentu utama karena sistem sangat bergantung pada jumlah suara. Game dengan cuplikan video yang viral atau konsep unik lebih mudah menarik perhatian, meskipun kualitas produk akhirnya sering kali mengecewakan. Kondisi ini memicu kritik tajam dari komunitas pengguna Steam.
Masalah Keamanan dan Transisi ke Steam Direct
Selain masalah kualitas konten, celah keamanan juga menjadi sorotan serius. Beberapa game yang mengandung malware sempat lolos ke dalam platform, yang memperkuat anggapan bahwa sistem kurasi berbasis komunitas ini belum sepenuhnya siap. Menanggapi hal tersebut, Valve sempat menetapkan biaya pendaftaran sebesar 100 dollar AS untuk menyaring keseriusan pengembang.
Pada tahun 2017, Valve resmi menghentikan Steam Greenlight dan menggantinya dengan Steam Direct. Sistem baru ini menerapkan proses verifikasi yang lebih ketat dan kontrol langsung dari pihak Valve untuk menjaga standar kualitas di toko digital mereka.
Warisan Game Populer dari Era Greenlight
Meskipun penuh dengan kontroversi, Steam Greenlight tetap berjasa dalam melahirkan sejumlah judul game legendaris. Beberapa game populer yang memulai perjalanannya dari platform ini antara lain:
- Stardew Valley
- Undertale
- A Hat in Time
- Project Zomboid
Judul-judul tersebut berhasil meraih kesuksesan besar di pasaran setelah mendapatkan perhatian awal melalui sistem voting komunitas. Informasi mengenai sejarah dan transisi sistem distribusi Valve ini dirangkum berdasarkan catatan perkembangan platform Steam yang dirilis secara resmi oleh pihak pengembang.
