Finansial

Menteri UMKM Maman Abdurrahman Ungkap Transaksi Digital di Wilayah Bencana Capai 3,5 Juta

Advertisement

Menteri UMKM Maman Abdurrahman melaporkan capaian signifikan dalam pemulihan ekonomi pascabencana di wilayah Sumatera. Laman khusus produk Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) untuk wilayah Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat berhasil mencatatkan 3,5 juta transaksi melalui berbagai platform belanja daring.

Detail Transaksi dan Partisipasi UMKM

Maman menjelaskan bahwa jutaan transaksi tersebut terjadi dalam kurun waktu singkat, yakni sekitar 20 hari sejak 22 Januari hingga 11 Februari 2026. Program ini merupakan hasil inisiasi Kementerian UMKM bersama mitra platform digital untuk mempercepat perputaran ekonomi di daerah terdampak bencana.

“Laman khusus untuk belanja produk-produk di tiga provinsi ini. Alhamdulillah sejak tanggal 22 Januari sampai 11 Februari ada total kurang lebih 3,5 juta transaksi yang terjadi,” ujar Maman dalam Rapat Koordinasi Satgas Pemulihan Pasca Bencana Sumatera di DPR RI, Jakarta, Rabu (18/2/2026).

Secara keseluruhan, aktivitas perdagangan digital ini melibatkan 2.059 UMKM dengan total 2.128 jenis produk. Kerja sama ini mencakup sejumlah platform besar seperti Tokopedia, TikTok Shop, Shopee, Grab, dan Lazada.

Rincian Capaian di Tiga Provinsi

Berdasarkan data yang dipaparkan, terdapat perbedaan signifikan dalam volume transaksi di masing-masing provinsi. Berikut adalah rincian data transaksi UMKM di wilayah Sumatera:

Advertisement

ProvinsiJumlah TransaksiJumlah Produk
Sumatera Barat2.000.404101
Sumatera Utara1.343.545631
Aceh16.8511.396

Di Sumatera Barat, transaksi didominasi oleh produk kecantikan, fashion, dan makanan. Sementara di Sumatera Utara, kategori produk lebih bervariasi mencakup handcraft hingga kebutuhan harian. Untuk wilayah Aceh, meskipun jumlah transaksi masih rendah, variasi produk yang ditawarkan mencapai 1.396 jenis.

Tantangan Pemulihan Ekonomi di Aceh

Maman menyoroti bahwa aktivitas UMKM di Sumatera Utara dan Sumatera Barat sudah mulai kembali normal. Namun, pemerintah masih harus bekerja keras untuk memulihkan transaksi di Aceh yang saat ini baru menyentuh angka 16.000-an transaksi.

“Ini dikarenakan beberapa kondisi operasional yang tadi disampaikan oleh Pak Mendagri juga itu baru 66 persen yang bisa beraktivitas di sana,” ucap Maman menjelaskan kendala di lapangan.

Pemerintah bersama DPR RI telah membentuk Satuan Tugas (Satgas) Pemulihan Pasca Bencana yang melibatkan lintas kementerian untuk memastikan pemulihan berjalan komprehensif. Informasi lengkap mengenai perkembangan transaksi ini disampaikan melalui pernyataan resmi Menteri UMKM Maman Abdurrahman dalam rapat koordinasi di Senayan pada 18 Februari 2026.

Advertisement