Kepolisian Sektor (Polsek) Kebayoran Baru tengah memburu seorang pria pelaku pencopetan ponsel yang beraksi di kawasan pusat perbelanjaan Blok M, Jakarta Selatan. Aksi tersebut menjadi sorotan publik setelah rekaman kamera pengawas (CCTV) yang memperlihatkan pelaku mengambil ponsel korban dengan tenang viral di berbagai platform media sosial.
Kronologi Aksi Pencopetan di Trotoar Blok M
Berdasarkan rekaman video yang beredar, peristiwa bermula saat korban yang merupakan seorang wanita sedang duduk bersama rekannya di bangku trotoar. Saat kejadian, korban tengah fokus berswafoto sehingga tidak menyadari ponsel yang diletakkan di atas meja telah diincar oleh pelaku yang berada di sekitarnya.
Pelaku yang mengenakan topi hitam memanfaatkan kelengahan korban untuk menyambar ponsel tersebut dengan gerakan cepat. Setelah berhasil melancarkan aksinya, pria itu tampak berjalan santai meninggalkan lokasi sembari menyelipkan ponsel hasil curian ke bagian depan celananya sebelum korban menyadari barang berharganya telah raib.
Langkah Penyelidikan Polsek Kebayoran Baru
Kapolsek Kebayoran Baru, AKBP Rosa Witarsa, mengonfirmasi bahwa pihaknya telah melakukan pengecekan langsung ke tempat kejadian perkara (TKP). Selain melakukan olah TKP, kepolisian juga telah meminta keterangan dari sejumlah saksi yang berada di lokasi saat peristiwa berlangsung untuk memperkuat bukti.
“Sudah (ke lokasi dan memeriksa saksi). Masih penyelidikan, betul (tinggal dicari),” ujar Rosa saat memberikan keterangan resmi pada Rabu (11/2). Saat ini, tim penyidik fokus mendalami rekaman CCTV guna mengidentifikasi identitas pelaku yang masih dalam proses pengejaran oleh petugas di lapangan.
Imbauan Keamanan di Area Keramaian
Kasie Humas Polres Metro Jakarta Selatan, AKBP Murodih, menyatakan bahwa kepolisian terus berupaya menindaklanjuti laporan terkait gangguan keamanan di wilayah tersebut. Ia menekankan pentingnya kewaspadaan masyarakat, terutama saat berada di titik-titik keramaian yang tersebar di wilayah Jakarta Selatan agar kejadian serupa tidak terulang.
“Kami berharap juga kepada masyarakat, karena di Jakarta Selatan ini banyak tempat keramaian agar masyarakat berhati-hati dan menjaga barang bawaannya,” tutur Murodih. Pihak kepolisian memastikan akan meningkatkan pengawasan di area publik guna menjamin keamanan warga dari tindak kriminalitas jalanan.
Informasi mengenai perkembangan kasus pencopetan di kawasan Blok M ini dihimpun berdasarkan pernyataan resmi dari jajaran Polsek Kebayoran Baru dan Polres Metro Jakarta Selatan yang dirilis pada Februari 2026.
