PT Garam tengah menjajaki tujuh proyek pembangunan pabrik garam dengan total nilai investasi mencapai Rp 10 triliun. Langkah strategis ini dilakukan sebagai upaya perusahaan untuk mendukung target swasembada garam nasional yang dicanangkan pada tahun 2027 mendatang.
Sekretaris Perusahaan PT Garam, Indra Kurniawan, menyatakan bahwa saat ini perusahaan sedang menjalin komunikasi intensif dengan sejumlah pihak untuk terlibat dalam pendanaan dan pelaksanaan proyek tersebut. Pernyataan ini disampaikan dalam pertemuan di Kantor Kementerian Kelautan dan Perikanan, Jakarta, Kamis (12/2/2026).
‘Sekitar mungkin kita total rencanakan di angka Rp 10 triliunan,’ ujar Indra Kurniawan saat memberikan keterangan resmi mengenai rencana ekspansi perusahaan.
Fokus Pembangunan di Balikpapan dan Nusa Tenggara Timur
Proyek terbesar dalam rencana ini berlokasi di Balikpapan, Kalimantan Timur. PT Garam berencana membangun pabrik garam industri dengan memanfaatkan brine SWRO dari Kilang Pertamina Balikpapan. Kapasitas produksi di wilayah ini ditargetkan mencapai 1 juta ton per tahun.
Selain di Kalimantan, PT Garam juga membidik wilayah Nusa Tenggara Timur (NTT). Perusahaan merencanakan pembangunan pabrik pengolahan garam tahap pertama di Rote dengan kapasitas 200.000 ton per tahun. Di Bipolo, fasilitas pengolahan berkapasitas 109.842 ton per tahun akan dibangun menggunakan teknologi Sea Water Reverse Osmosis hasil kerja sama dengan perusahaan Jerman dan pendanaan dari KfW.
Ekspansi Teknologi di Jawa Timur dan Madura
Di wilayah Gresik, Jawa Timur, terdapat dua proyek besar yang melibatkan teknologi Mechanical Vapor Recompression (MVR). Salah satunya adalah pembangunan mesin berkapasitas 100.000 ton per tahun, serta kolaborasi dengan perusahaan Arab Saudi untuk pabrik berkapasitas 400.000 ton per tahun.
Sementara itu, pengembangan di Pulau Madura mencakup pembangunan pabrik calcium magnesium berbasis bittern di Sampang. PT Garam juga menyiapkan pabrik garam industri di Sumenep dengan proyeksi kapasitas antara 80.000 hingga 160.000 ton per tahun.
Daftar Proyek yang Sedang Berjalan
Selain tujuh proyek baru yang sedang dijajaki, PT Garam mencatat terdapat tiga proyek infrastruktur yang saat ini sudah dalam tahap pengerjaan dengan rincian sebagai berikut:
| Nama Proyek | Kapasitas (Ton/Tahun) | Nilai Investasi (Capex) |
|---|---|---|
| Pabrik Gresik Segoromadu 2 | 79.200 | Rp 112 Miliar |
| MVR Machine Sampang | 200.000 | Rp 2,1 Triliun |
| MVR Machine Manyar Gresik | 100.000 | Rp 1,2 Triliun |
Informasi lengkap mengenai rencana investasi dan pengembangan pabrik ini disampaikan melalui pernyataan resmi manajemen PT Garam pada Kamis, 12 Februari 2026.
