Teknologi

Real Racing 3 Resmi Pensiun Setelah 12 Tahun, Ribuan Gamer Indonesia Curhat dan Minta Mode Offline

Game simulasi balap mobil populer, Real Racing 3, yang dikembangkan oleh Electronic Arts (EA), secara resmi akan mengakhiri perjalanannya setelah mengudara selama kurang lebih 12 tahun. Kabar pensiunnya game ini memicu gelombang curhatan dan kesedihan dari para pemain setianya di Indonesia, yang membanjiri kolom komentar media sosial.

Reaksi Pemain dan Permintaan Mode Offline

Banyak pemain menyayangkan penutupan Real Racing 3 dan berharap game ini dapat dipertahankan dalam mode offline. Permintaan ini muncul mengingat selama ini pemain harus memiliki koneksi internet untuk dapat masuk dan memainkan game secara normal.

“Sayang banget kalau dihapus dari Play Store, padahal kan mending di-offline-in saja,” tulis penggemar bernama Saputra Agy. Senada, pengguna lain bernama Fahrul Rozy menambahkan, “Waduh, harusnya bisa dijadikan offline saja.”

Beberapa penggemar bahkan menyatakan kesediaan untuk membayar jika Real Racing 3 diubah menjadi game berbayar dengan mode offline. “Gamenya bagus, harusnya dibuat berbayar aja. Biar main bebas sesuka hati, mode offline atau online,” kata Elca Rubio. “Sayang banget, kenapa ga dijadiin offline berbayar aja yah,” imbuh Rian Setiaji.

Nostalgia Bermain di Ponsel Lawas

Tak sedikit penggemar yang mengenang masa-masa awal bermain Real Racing 3 di ponsel dengan spesifikasi terbatas atau yang akrab disebut “HP kentang”. Game rilisan tahun 2013 ini menjadi teman setia mereka sejak masa sekolah hingga berganti-ganti ponsel.

“Dulu main ini pas HP Android masih RAM 512 MB. Grafiknya paling ciamik di zamannya,” ungkap Ady Suryo. Pengguna lain, Mardha Mdh, juga bercerita, “Dulu bahkan saya main tahun 2017 pakai HP merek Evercoss ‘kentang’ 2/16 GB. Game ringan tapi kualitasnya bagus banget.”

Beberapa pemain juga berbagi pengalaman memainkan game ini di ponsel populer era 2013-an, seperti Samsung Galaxy S4, serta ponsel kelas bawah dan menengah seperti Asus Zenfone 3 dan Samsung J1 Ace.

Kekecewaan Hilangnya Progres Permainan

Selain permintaan mode offline dan nostalgia, sebagian besar pengguna mengaku kecewa karena progres permainan mereka akan hilang sepenuhnya setelah server ditutup. Banyak dari mereka telah menghabiskan waktu bertahun-tahun untuk membuka kelas balapan, mengumpulkan uang virtual, hingga mengoleksi mobil-mobil berlisensi resmi.

“Turut sedih karena saya salah satu pemain lama. Nggak mudah (main game) selama belasan tahun (mengumpulkan mobil) dengan lisensi mobil ternama kayak Lamborghini dan lain-lain,” tutur Anto Saputra. Keluhan serupa datang dari Devaundra yang mengaku, “Progress sudah banyak, masa ditutup sih. Mana sudah punya mobil VIP (mewah) lumayan banyak.”

Bahkan, ada pemain yang baru kembali bermain setelah lama vakum dan harus menerima kenyataan pahit ini. “Baru dua bulan main lagi, lagi misi dapet mobil Porsche, eh udah mau bubar aja gamenya,” jelas Gugun Gracia.

Analisis Bisnis di Balik Penutupan

Mayoritas pengguna menilai bahwa penutupan Real Racing 3 lebih disebabkan oleh faktor bisnis daripada kualitas game. Mereka berpendapat bahwa biaya pemeliharaan server dan lisensi mobil dari merek-merek besar terlalu tinggi, sementara pemasukan dari pemain tidak lagi sebanding.

“Pendapatan tidak nutup biaya buat maintenance server dan lisensi brand mobilnya,” ujar Rian Kamilov. Model game gratis (free-to-play) juga dianggap berkontribusi pada rendahnya pemasukan, karena banyak pemain menikmati game tanpa membeli item atau mata uang premium. Model ini juga dinilai rentan terhadap praktik kecurangan (cheat) yang dapat menekan potensi pendapatan pengembang.

“Selamat jalan Real Racing 3, Rest in Peace (RIP),” tutup M Ridwan, salah satu penggemar.

Jadwal Penutupan Resmi

Real Racing 3 telah dihapus dari toko aplikasi, dan servernya akan dimatikan total pada 19 Maret 2026. Hingga tanggal tersebut, pemain lama yang masih memiliki aplikasi Real Racing 3 dapat memainkan game dan menikmati bonus perpisahan berupa 1.000 koin.

Namun, setelah server benar-benar ditutup, seluruh progres, koleksi mobil, dan akun pemain akan hangus serta tidak dapat dipulihkan. Informasi lengkap mengenai isu ini disampaikan melalui pernyataan resmi Electronic Arts (EA) terkait penghentian layanan game tersebut.