Rektor Universitas Indonesia (UI), Heri Hermansyah, menegaskan bahwa proses seleksi mahasiswa di kampusnya mengedepankan aspek kualitas di atas segalanya. Ia menyatakan bahwa status ekonomi atau kekayaan calon mahasiswa bukan menjadi penentu kelulusan untuk mengenakan almamater kuning tersebut.
Fokus pada Kualitas dan Standar Akademik
Heri menjelaskan bahwa UI memiliki standar ketat dalam menyaring calon mahasiswa. Meskipun secara kapasitas infrastruktur UI mampu menampung hingga 160.000 orang, pihak universitas memilih untuk membatasi jumlah tersebut demi menjaga mutu pendidikan dan rasio dosen yang ideal.
“Jadi kalau kita nyari mahasiswa kita tuh (kapasitas) bisa sampai 160.000 tapi kan kita tidak di situ (mengutamakan kuantitas) kita nyari quality. Makanya tadi yang masuk UI itu kan kalau hanya modal kaya enggak bisa masuk,” ujar Heri di Kampus UI, Depok, Jawa Barat, Sabtu (14/2/2026).
Rasio Seleksi dan Daya Tampung Terbatas
Saat ini, jumlah mahasiswa aktif di UI tercatat sebanyak 52.000 orang. Angka ini sengaja dijaga agar tetap berada di bawah daya tampung maksimal. Heri menekankan bahwa kualitas yang mumpuni adalah syarat mutlak bagi setiap pendaftar yang ingin bergabung.
Tingkat persaingan masuk UI juga tergolong sangat kompetitif. Heri mengungkapkan bahwa persentase keberhasilan pendaftar sangat kecil, di mana UI hanya menerima satu orang terbaik dari setiap 100 pendaftar yang bersaing.
“Jadi kalau yang daftar 100, hanya 1 yang diterima,” ungkapnya menekankan ketatnya persaingan masuk ke universitas tersebut.
Dukungan Beasiswa bagi Mahasiswa Berprestasi
Meskipun mengedepankan kualitas, Heri memastikan bahwa UI tetap inklusif bagi seluruh lapisan masyarakat. Calon mahasiswa berprestasi yang memiliki kendala finansial akan mendapatkan dukungan penuh dari pihak universitas melalui berbagai skema bantuan.
UI berkomitmen untuk mencarikan solusi melalui ekosistem beasiswa yang tersedia. Hal ini bertujuan agar mahasiswa yang lolos seleksi kualitas dapat menyelesaikan studinya tanpa terhambat masalah biaya hingga meraih gelar kelulusan.
“Apabila dia tadi tidak mampu, ekosistem kita akan membantu untuk kemudian mencarikan beasiswanya tadi. Sampai lulus,” jelas Heri.
Informasi mengenai kebijakan seleksi dan komitmen kualitas ini disampaikan oleh Rektor UI dalam pernyataan resmi di Kampus Depok pada pertengahan Februari 2026.
