Pelaku pasar modal mulai mencermati potensi seasonal rally di Bursa Efek Indonesia menjelang momen Ramadan dan Idulfitri 2026. Fenomena tahunan ini dipicu oleh lonjakan konsumsi rumah tangga serta perputaran uang yang masif, yang memberikan sentimen positif bagi sejumlah sektor saham di tanah air.
Sektor Unggulan dan Proyeksi Komoditas 2026
Senior Market Analyst Mirae Asset Sekuritas, Nafan Aji Gusta, mengungkapkan bahwa sektor komoditas, konsumsi domestik, telekomunikasi, dan perbankan akan menjadi fokus utama investor pada tahun ini. Di sektor komoditas, perhatian tertuju pada emas, batu bara, dan nikel yang permintaannya dinilai tetap kuat meski di tengah gejolak global.
Khusus untuk emas, harga diproyeksikan mampu bertahan stabil di atas level 4.000 dollar AS per ons. Selain itu, sektor konsumsi dan telekomunikasi dipandang memiliki momentum pertumbuhan yang solid berkat fundamental permintaan dalam negeri serta ekspansi kelas menengah yang terus berkembang.
Indikator Makroekonomi dan Perbankan
Dari sisi makroekonomi, Nafan memproyeksikan pertumbuhan kredit perbankan akan menyentuh angka 11 persen pada 2026. Optimisme ini didukung oleh peluang penurunan suku bunga acuan Bank Indonesia (BI) sebesar 50 basis poin di sepanjang tahun berjalan.
Kondisi ekonomi nasional juga diperkirakan tetap stabil dengan inflasi yang terjaga di kisaran 2,5 persen. Sementara itu, nilai tukar rupiah diprediksi memiliki ruang penguatan hingga mencapai level Rp 16.500 per dollar AS pada akhir tahun 2026.
Daftar 21 Saham Pilihan Jelang Ramadan 2026
Berikut adalah daftar saham pilihan beserta target harga dan rekomendasi analis untuk menyambut momentum Ramadan dan Idulfitri 2026:
| Kode Saham | Target Harga (Rp) | Potensi Kenaikan | Rekomendasi |
|---|---|---|---|
| BBCA | 9.750 | 35,42% | Accumulative Buy |
| BMRI | 6.200 | 27,57% | Accumulative Buy |
| AADI | 10.125 | 26,96% | Accumulative Buy |
| BBNI | 5.600 | 26,70% | Accumulative Buy |
| BBRI | 4.750 | 25,66% | Accumulative Buy |
| INDY | 4.090 | 23,19% | Add |
| ADRO | 2.550 | 22,60% | Buy |
| SILO | 3.170 | 21,92% | Accumulative Buy |
| TLKM | 4.290 | 21,88% | Accumulative Buy |
| HMSP | 975 | 18,90% | Accumulative Buy |
| BRMS | 1.260 | 17,76% | Add |
| PTBA | 2.980 | 16,86% | Add |
| AKRA | 1.465 | 15,81% | Accumulative Buy |
| MDKA | 3.720 | 14,81% | Add |
| AMMN | 8.575 | 12,83% | Add |
| NCKL | 1.630 | 12,41% | Add |
| JPFA | 3.100 | 11,91% | Add |
| MAPI | 1.440 | 11,20% | Add |
| EMAS | 8.000 | 9,59% | Add |
| ASII | 7.275 | 9,40% | Buy |
| ISAT | 2.380 | 7,69% | Buy |
Disclaimer: Keputusan investasi sepenuhnya berada di tangan investor. Rekomendasi ini disusun berdasarkan analisis sekuritas dan bukan merupakan ajakan mutlak untuk membeli atau menjual aset tertentu.
Informasi lengkap mengenai proyeksi pasar modal ini disampaikan melalui pernyataan resmi Senior Market Analyst Mirae Asset Sekuritas yang dirilis pada Minggu, 15 Februari 2026.
