Menjelang pelaksanaan Tes Kemampuan Akademik (TKA) 2026, materi persiapan Bahasa Indonesia untuk siswa kelas 6 SD mulai menjadi perhatian utama orang tua dan pendidik. Berdasarkan rangkuman dari buku 100% Akurat TKA SD/MI 2026/2027 karya Tim Visi Edukasi, prediksi soal tahun ini dirancang untuk melatih ketelitian membaca teks serta pemahaman pola pertanyaan yang kerap muncul dalam ujian resmi.
Fokus Materi dan Kompetensi Literasi
Materi TKA Bahasa Indonesia tahun 2026 diprediksi akan menitikberatkan pada kemampuan literasi membaca dan penguasaan kosakata. Siswa diharapkan mampu mengidentifikasi ide pokok, memahami makna kata secara denotatif maupun konotatif, serta membedakan antara kata dasar dan kata berimbuhan dalam sebuah konteks kalimat.
Beberapa tema besar yang diangkat dalam prediksi soal kali ini meliputi isu lingkungan seperti polusi udara dan bencana alam, kesehatan masyarakat, hingga prosedur teknis pembuatan makanan tradisional. Penguasaan terhadap kosakata khusus seperti polutan, emisi, dan fermentasi menjadi salah satu indikator penilaian penting bagi siswa.
Analisis Soal Bertema Lingkungan dan Kesehatan
Dalam materi yang dirilis, terdapat penekanan khusus pada teks eksplanasi. Sebagai contoh, siswa diminta menganalisis penyebab polusi udara yang bersumber dari pembakaran bahan bakar fosil serta dampaknya terhadap perubahan iklim global. Selain itu, aspek kesehatan terkait konsumsi gula berlebih juga menjadi materi literasi untuk menguji kemampuan siswa dalam menarik kesimpulan dari sebuah teks informatif.
Siswa juga dilatih untuk memahami kata konkret melalui tabel klasifikasi. Berikut adalah contoh identifikasi kata konkret yang muncul dalam materi latihan:
| Kosakata | Kategori |
|---|---|
| Air | Konkret |
| Sungai | Konkret |
| Deras | Abstrak (Sifat) |
| Pohon | Konkret |
| Aman | Abstrak (Perasaan) |
Literasi Cerita dan Pesan Moral
Selain teks informatif, TKA 2026 juga mencakup teks fiksi atau dongeng untuk menguji kemampuan analisis karakter dan amanat cerita. Salah satu contoh yang digunakan adalah kisah Si Kancil dan Buaya. Dalam soal ini, siswa diminta mengidentifikasi sifat tokoh serta pesan moral bahwa kecerdikan dapat digunakan untuk menyelesaikan masalah, namun tetap harus waspada terhadap informasi yang belum tentu benar.
Tim Visi Edukasi menekankan bahwa latihan soal secara rutin sangat krusial. Hal ini tidak hanya membantu siswa memahami materi secara teknis, tetapi juga membangun kesiapan mental dalam menghadapi durasi ujian yang terbatas. Buku referensi yang menjadi sumber prediksi ini sudah tersedia di jaringan toko buku nasional untuk mendukung persiapan belajar mandiri di rumah.
