Valve meluncurkan Steam Greenlight tepat 14 tahun lalu sebagai platform kurasi game indie berbasis komunitas yang sempat memicu perdebatan luas. Program ini awalnya diperkenalkan sebagai solusi bagi pengembang kecil untuk memasarkan karya mereka melalui sistem pemungutan suara langsung oleh para pemain.
Konsep Demokratisasi Industri Game
Melalui Greenlight, Valve menyerahkan sebagian proses kurasi kepada pengguna untuk menentukan kelayakan sebuah game masuk ke toko digital. Langkah ini dipandang sebagai bentuk demokratisasi industri yang membuka jalur distribusi tanpa ketergantungan pada penerbit besar atau jalur tradisional.
Sistem ini memberikan harapan besar bagi pengembang independen yang sebelumnya sulit mendapatkan perhatian pasar. Komunitas berperan aktif dalam menentukan konten, sehingga judul-judul unik memiliki kesempatan yang sama untuk bersaing di ekosistem Steam.
Masalah Kualitas dan Fenomena Asset Flip
Namun, dalam praktiknya, Steam Greenlight justru memicu berbagai persoalan terkait kualitas konten yang masuk. Sistem pemungutan suara yang terbuka dimanfaatkan oleh oknum pengembang untuk melakukan kampanye pencarian suara yang tidak sehat demi meloloskan proyek seadanya.
Muncul pula fenomena asset flip, di mana pengembang menggunakan aset siap pakai dari marketplace tanpa upaya kreatif yang signifikan. Karena mengandalkan popularitas trailer dan voting, kualitas teknis game sering kali terabaikan dibandingkan dengan konsep yang sekadar unik atau viral.
Isu Keamanan dan Transisi ke Steam Direct
Kritik terhadap platform ini semakin tajam setelah ditemukan celah keamanan yang memungkinkan game mengandung malware lolos ke sistem. Kondisi tersebut memaksa Valve untuk mengevaluasi total mekanisme kurasi mereka karena dianggap belum siap menghadapi lonjakan konten.
Sebagai langkah perbaikan, Valve akhirnya menghentikan Greenlight pada 2017 dan menggantinya dengan Steam Direct. Sistem baru ini menerapkan biaya pendaftaran sebesar 100 dollar AS serta proses verifikasi yang lebih ketat untuk menjaga standar kualitas di toko digital mereka.
Warisan dan Kesuksesan Game Indie
Meski penuh kontroversi, Greenlight tetap menjadi batu loncatan bagi sejumlah judul legendaris yang sukses besar di pasaran. Beberapa game populer yang lahir dari sistem ini antara lain adalah Stardew Valley, Undertale, A Hat in Time, dan Project Zomboid.
Hingga saat ini, para pengamat menilai Greenlight sebagai pemicu utama membeludaknya jumlah game di Steam yang mengubah lanskap industri game indie secara permanen. Informasi mengenai sejarah perkembangan platform distribusi ini merujuk pada catatan resmi perjalanan layanan Valve sejak pertama kali diperkenalkan.
