Sepak Bola

Ange Postecoglou Ungkap Bobrok Tottenham Hotspur: Sebut Slogan To Dare Is To Do Hanya Omong Kosong

Advertisement

Ange Postecoglou memberikan kritik tajam terhadap mantan klubnya, Tottenham Hotspur, dalam sebuah wawancara di podcast The Overlap. Mantan manajer yang membawa Spurs menjuarai Liga Europa musim 2024/25 ini menyebut klub asal London Utara tersebut tidak memiliki mentalitas sebagai klub besar.

Kritik Terhadap Struktur Gaji dan Belanja Pemain

Postecoglou menyoroti ketimpangan antara fasilitas mewah dengan kebijakan transfer klub. Meskipun memiliki stadion dan tempat latihan berstandar tinggi, ia menilai struktur gaji dan pengeluaran Tottenham tidak mencerminkan status klub papan atas.

“Mereka telah membangun stadion yang luar biasa, fasilitas latihan yang luar biasa, tetapi jika Anda melihat pengeluaran mereka, terutama struktur gaji mereka, mereka bukanlah klub besar,” ujar pria berusia 60 tahun tersebut.

Kegagalan Rekrutmen Pemain Berpengalaman

Ia mengungkapkan kekecewaannya terkait target transfer yang tidak terpenuhi selama masa jabatannya. Postecoglou mengaku menginginkan pemain berpengalaman seperti Pedro Neto, Bryan Mbeumo, Antoine Semenyo, dan Marc Guehi untuk bersaing di papan atas Premier League.

Namun, manajemen justru mendatangkan tiga pemain remaja yang dinilai belum siap bersaing secara instan. Postecoglou berpendapat bahwa untuk naik ke papan atas, klub seharusnya membeli pemain yang sudah matang di kompetisi tersebut, bukan sekadar investasi pemain muda dengan potensi jangka panjang.

Advertisement

Slogan Klub Dinilai Sebagai Antitesis

Postecoglou juga menyentil slogan ikonik klub, To Dare Is To Do, yang dianggapnya tidak sejalan dengan tindakan nyata manajemen. Menurutnya, petinggi klub tidak berani mengambil risiko yang diperlukan untuk meraih kemenangan konsisten.

“Di mana-mana ada moto To Dare Is To Do. Namun tindakan klub hampir merupakan antitesis dari itu,” tegas manajer yang melatih Spurs pada periode 2023-2025 tersebut. Ia menambahkan bahwa Tottenham tidak menyadari pentingnya mengambil risiko untuk benar-benar mencapai level juara.

Informasi lengkap mengenai kritik ini disampaikan melalui pernyataan Ange Postecoglou dalam podcast The Overlap yang dirilis pada Februari 2026.

Advertisement