Manajer Liverpool, Arne Slot, menyatakan rasa kecewanya karena belum mampu mengoptimalkan performa Alexander Isak sepanjang musim ini. Pemain yang didatangkan dengan nilai transfer rekor tersebut saat ini tengah menepi akibat cedera serius dan diperkirakan baru bisa kembali bertanding paling cepat pada akhir Maret 2026.
Kendala Adaptasi dan Cedera Patah Kaki
Alexander Isak resmi menjadi pemain termahal di Premier League setelah ditebus dari Newcastle United dengan nilai 125 juta paun. Namun, proses adaptasinya di Anfield terhambat karena sang pemain melewatkan sesi pramusim akibat saga transfer yang berlarut-larut, yang memaksanya berlatih secara mandiri selama musim panas.
Kondisi tersebut diperburuk dengan performa kolektif Liverpool yang sempat menurun di awal musim. Puncaknya, Isak mengalami cedera patah kaki sesaat setelah mencetak gol ke gawang Tottenham Hotspur pada akhir tahun lalu, yang memaksanya absen dalam jangka waktu lama dan mengganggu proses integrasinya ke dalam skema tim.
Optimisme Arne Slot untuk Musim Depan
Arne Slot meyakini bahwa Isak akan menunjukkan kemampuan aslinya jika mendapatkan kesempatan menjalani pramusim secara penuh di masa mendatang. Menurutnya, situasi saat ini sangat dipengaruhi oleh kurangnya persiapan fisik sang pemain di awal kedatangannya ke Merseyside.
“Tentu saja kondisinya akan berbeda jika Isak menjalani pramusim penuh tahun ini. Kami rasa dia akan tampil berbeda sedari akhir musim ini ketimbang di paruh pertama,” ujar Slot sebagaimana dikutip dari ESPN.
Slot menambahkan bahwa klub dan para pendukung harus memberikan waktu bagi Isak untuk benar-benar menyatu dengan tim. Sejauh ini, penyerang asal Swedia tersebut baru mengoleksi tiga gol dan satu assist dari total 16 pertandingan yang telah dijalani bersama The Reds. Pihak klub tetap menaruh harapan besar pada performa terbaik Isak untuk beberapa tahun ke depan.
Informasi mengenai kondisi dan prospek performa Alexander Isak ini disampaikan oleh manajer Arne Slot melalui sesi wawancara resmi yang dirilis pada saluran ESPN.
