Opsi Judul:
1. Hard News: Bank Mandiri Catat Aset Rp 2.829,9 Triliun dan Setor Dividen Rp 52,5 Triliun Sepanjang 2025
2. Tokoh: Dirut Bank Mandiri Riduan Ungkap Strategi Perkuat Ekonomi Kerakyatan Lewat Kredit UMKM
3. SEO: Bank Mandiri Perkuat Peran Mitra Strategis Pemerintah Lewat Penyaluran Kredit Rp 1.895 Triliun
Bank Mandiri memperkuat posisinya sebagai mitra strategis pemerintah dengan mencatatkan pertumbuhan aset sebesar 16,6 persen secara tahunan menjadi Rp 2.829,9 triliun pada akhir 2025. Capaian ini didorong oleh ekspansi kredit yang mencapai Rp 1.895,0 triliun guna mendukung agenda pembangunan nasional dan penguatan ekonomi kerakyatan.
Kinerja Keuangan dan Ekspansi Kredit
Berdasarkan laporan keuangan konsolidasian audited per 31 Desember 2025, pertumbuhan kredit Bank Mandiri tercatat meningkat 13,4 persen secara tahunan (YoY). Penguatan kinerja ini didukung oleh struktur likuiditas yang terjaga, di mana Dana Pihak Ketiga (DPK) tumbuh 23,9 persen YoY menjadi Rp 2.105,8 triliun.
Komposisi pendanaan perseroan tetap sehat dengan peningkatan dana murah (CASA) sebesar 12,6 persen YoY menjadi Rp 1.431,4 triliun. Struktur keuangan yang solid ini memberikan ruang bagi Bank Mandiri untuk melanjutkan ekspansi bisnis secara berkelanjutan di tengah stabilitas ekonomi nasional.
Fokus pada Ekonomi Kerakyatan dan UMKM
Bank Mandiri secara konsisten mengarahkan pembiayaan pada sektor produktif. Kredit UMKM mencatatkan pertumbuhan 4,88 persen YoY, yang mencerminkan komitmen perseroan dalam memperluas akses pembiayaan bagi masyarakat. Hingga akhir 2025, lebih dari 1,3 juta pelaku UMKM telah tergabung dalam ekosistem finansial terintegrasi Bank Mandiri.
Direktur Utama Bank Mandiri, Riduan, menyatakan bahwa pertumbuhan kredit yang solid mencerminkan efektivitas strategi penguatan ekosistem pembiayaan. “Kami terus mendorong pembiayaan yang selektif dan terukur di seluruh segmen, dengan fokus pada sektor produktif yang mendorong ekonomi kerakyatan dan penciptaan lapangan kerja,” ujarnya.
Dukungan Program Prioritas Nasional
Sebagai mitra strategis, Bank Mandiri turut menyukseskan berbagai program prioritas pemerintah. Penyaluran Kredit Usaha Rakyat (KUR) mencapai Rp 41 triliun yang disalurkan kepada sekitar 36.000 pelaku UMKM dengan prinsip kehati-hatian. Selain itu, perseroan memberikan dukungan pembiayaan kepada 147 mitra pelaksana Program Makan Bergizi Gratis (MBG).
Dukungan terhadap pembangunan desa dan perumahan juga menjadi fokus utama melalui:
- Pengelolaan lebih dari 4.700 rekening Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih.
- Pembukaan lebih dari 3.700 rekening BUMDes dan BUMDesma.
- Dukungan terhadap Program 3 Juta Rumah untuk masyarakat.
Kontribusi Berkelanjutan kepada Negara
Optimalisasi kinerja keuangan Bank Mandiri berdampak langsung pada penerimaan negara. Sepanjang 2025, perseroan menyetorkan dividen sebesar Rp 52,5 triliun. Angka ini terdiri dari Rp 43,5 triliun atas laba tahun 2024 dan Rp 9 triliun dividen interim dari laba tahun 2025 yang telah dibayarkan pada Januari lalu.
Selain dividen, Bank Mandiri membayarkan pajak sekitar Rp 27 triliun pada tahun 2025. Secara akumulasi sejak tahun 2000 hingga 2025, total setoran pajak perseroan telah mencapai Rp 277 triliun, sementara total dividen yang disalurkan kepada masyarakat mencapai Rp 225 triliun.
Informasi lengkap mengenai kinerja dan peran strategis ini disampaikan melalui pernyataan resmi Bank Mandiri yang dirilis pada Sabtu, 14 Februari 2026.
