Badan Pusat Statistik (BPS) melaporkan bahwa mayoritas penduduk bekerja di Indonesia masih didominasi oleh lulusan Sekolah Dasar (SD) ke bawah. Berdasarkan hasil survei November 2025 yang dirilis pada Februari 2026, tercatat ada 147,91 juta orang yang bekerja dari total angkatan kerja nasional yang mencapai 155,27 juta orang.
Detail Angkatan Kerja dan Angka Pengangguran
Kepala BPS Amalia Adininggar Widyasanti menjelaskan bahwa terdapat selisih signifikan antara jumlah angkatan kerja dengan penduduk yang terserap pasar kerja. Kelompok yang tidak terserap ini dikategorikan sebagai pengangguran dengan jumlah mencapai jutaan orang.
“Angkatan kerja yang tidak terserap pasar kerja adalah yang disebut dengan pengangguran, di mana jumlah orang yang mengganggur pada bulan November 2025 adalah sebanyak 7,35 juta orang,” ujar Amalia melalui keterangan resmi di kanal YouTube BPS Statistics.
Tren Pendidikan Tenaga Kerja Indonesia
Data BPS menunjukkan bahwa pekerja dengan latar belakang pendidikan tinggi (Diploma ke atas) hanya mencakup 13,01 persen atau sekitar 51,22 juta orang. Angka ini merupakan yang terendah jika dibandingkan dengan jenjang pendidikan lainnya seperti SMP, SMA, maupun SMK.
Meskipun lulusan SD ke bawah masih mendominasi dengan proporsi 34,63 persen, angka ini sebenarnya mengalami penurunan dibandingkan periode Februari 2025 yang mencapai 35,89 persen. Sebaliknya, lulusan SMK menunjukkan tren kenaikan konsisten dari 12,84 persen pada awal tahun menjadi 14,06 persen pada November 2025.
Rincian Persentase Pekerja Berdasarkan Jenjang
Berikut adalah rincian persentase penduduk bekerja di Indonesia per November 2025 berdasarkan tingkat pendidikan terakhir:
- SD ke bawah: 34,63 persen
- SMP: 17,31 persen
- SMA: 20,99 persen
- SMK: 14,06 persen
- Diploma (D1-D3): 2,20 persen
- Sarjana (D4-S3): 10,81 persen
Sektor Lapangan Usaha Penyerap Tenaga Kerja
Amalia menyampaikan terdapat tiga sektor utama yang menjadi tumpuan penyerapan tenaga kerja di Indonesia. Sektor pertanian masih menempati posisi teratas, disusul oleh sektor perdagangan dan industri pengolahan.
| Sektor Lapangan Usaha | Persentase Penyerapan |
|---|---|
| Pertanian | 27,99% |
| Perdagangan | 18,67% |
| Industri Pengolahan | 13,86% |
| Akomodasi dan Makan Minum | 8,16% |
| Konstruksi | 6,51% |
Informasi lengkap mengenai data ketenagakerjaan ini disampaikan melalui pernyataan resmi Badan Pusat Statistik (BPS) yang dirilis pada 5 Februari 2026 melalui saluran komunikasi resmi lembaga.
