Badan Pengelola Investasi (BPI) Danantara resmi memulai tahapan pengembangan proyek Kompleks Haji tahap kedua di Makkah, Arab Saudi. Proyek strategis ini direncanakan berdiri di atas lahan seluas 32 hektar dengan lokasi yang sangat dekat dari pusat ibadah umat Islam.
Detail Lokasi dan Proses Tender Lahan
CEO Danantara, Rosan Roeslani, menjelaskan bahwa lokasi pembangunan tahap kedua ini hanya berjarak sekitar 600 meter dari Masjidil Haram. Saat ini, pihak Danantara sedang menjalankan proses tender untuk pengadaan lahan tersebut guna memastikan kelancaran proyek.
“Next-nya akan kita lakukan pembelian lahan kurang lebih jaraknya 600 meter dari Masjidil Haram,” ujar Rosan di Wisma Danantara, Jakarta, Jumat (14/2/2026).
Rosan yang juga menjabat sebagai Menteri Investasi dan Hilirisasi/Kepala BKPM menambahkan bahwa pihaknya telah mendapatkan informasi positif mengenai peluang memenangkan proses tender tersebut. Langkah ini diambil untuk memperkuat infrastruktur layanan bagi jemaah asal Indonesia.
Perbandingan dengan Proyek Tahap Pertama
Pembangunan tahap kedua ini diproyeksikan memberikan efisiensi jarak yang signifikan bagi jemaah haji asal Indonesia. Sebagai perbandingan, proyek tahap pertama berjarak sekitar 2,5 kilometer dari Masjidil Haram. Berikut adalah beberapa poin utama terkait perbedaan kedua tahap tersebut:
- Jarak Lokasi: Tahap II berjarak 600 meter, sedangkan Tahap I berjarak 2,5 kilometer dari Masjidil Haram.
- Aksesibilitas: Lokasi Tahap I sudah dilengkapi dengan terowongan (tunnel) yang memungkinkan jemaah berjalan kaki langsung ke area masjid.
- Kapasitas: Tahap II fokus pada perluasan lahan 32 hektar, sementara Tahap I mengoptimalkan lahan 5 hektar.
Rencana Fasilitas dan Kapasitas Akomodasi
Pada pengembangan tahap pertama, Danantara telah melakukan langkah konkret dengan membeli tiga bangunan yang memiliki total 1.461 kamar. Di area tersebut, direncanakan akan dibangun fasilitas tambahan untuk menunjang kebutuhan jemaah.
Rencana pengembangan di lahan seluas 5 hektar pada tahap pertama meliputi:
- Pembangunan 13 menara (tower) penginapan.
- Pembangunan 1 pusat perbelanjaan (mall).
- Integrasi fasilitas pendukung lainnya.
Penandatanganan terkait proyek tahap pertama ini telah dilakukan pada 14 Desember 2025. Dengan adanya tahap kedua, kapasitas akomodasi bagi jemaah haji Indonesia diharapkan meningkat secara signifikan serta memangkas waktu tempuh menuju tempat ibadah.
Informasi lengkap mengenai progres pembangunan fasilitas haji ini disampaikan melalui pernyataan resmi CEO Danantara dalam pertemuan di Jakarta yang dirilis pada 14 Februari 2026.
