Finansial

Hong Kong Puncaki Hub IPO Global 2025, Jadi Magnet Utama Investasi Crazy Rich Dunia Saat Ini

Advertisement

Hong Kong mengukuhkan posisinya sebagai destinasi utama bagi para individu dengan kekayaan bersih tinggi (HNWI) dan ultra-high-net-worth individual (UHNWI) dalam mengelola aset lintas generasi. Berdasarkan data terbaru, kota ini berhasil menempati peringkat pertama di Asia-Pasifik sebagai pusat keuangan global sekaligus menjadi magnet bagi para crazy rich untuk mendirikan bisnis dan berinvestasi.

Pusat Keuangan Terbaik di Asia-Pasifik

Hong Kong kini berada di posisi ketiga dunia dan peringkat pertama di kawasan Asia-Pasifik menurut Global Financial Centres Index (GFCI) Ke-38. Sebagai pusat manajemen kekayaan lintas batas terbesar di Asia, total aset kelolaan (AUM) di sektor ini mencapai 35.142 miliar dollar HK pada 2024, atau tumbuh 13 persen secara tahunan.

Aliran dana masuk juga mencatatkan pertumbuhan signifikan sebesar 81 persen dengan nilai mencapai 705 miliar dollar HK. Kepercayaan investor global semakin diperkuat dengan kehadiran 70 dari 100 bank terbesar dunia yang telah membuka kantor operasional di kota ini.

Sebagai pusat keuangan global, Hong Kong menyediakan akses yang lancar ke pasar lokal dan internasional serta memfasilitasi operasi yang efisien dan aman. Kelebihan ini menjadikan Hong Kong pilihan utama bagi HNWI, terang Sanjay Kothari, Vice Chairman KGK Group.

Dominasi Pasar Modal dan Hub IPO Global

Pada tahun 2025, pasar modal Hong Kong berhasil menduduki peringkat pertama sebagai hub IPO global, melampaui New York Stock Exchange dan NASDAQ. Nilai penghimpunan dana IPO di kota ini mencapai hampir 285,8 miliar dollar HK, mencakup pencatatan saham besar seperti Contemporary Amperex Technology Co Limited (CATL) dan Hengrui Pharmaceuticals.

Kepercayaan global terlihat dari komposisi investor, di mana dua pertiga cornerstone investor merupakan institusi asing yang menyumbang 42 persen dari total dana terhimpun. Hal ini memungkinkan para investor untuk melakukan diversifikasi portofolio dengan akses luas ke sumber investasi internasional dan prospek pertumbuhan finansial jangka panjang.

Advertisement

Kualitas Tenaga Profesional dan Kemudahan Bisnis

Daya tarik lain bagi para investor adalah ketersediaan lebih dari 267.000 tenaga profesional di sektor keuangan yang memiliki kemampuan multibahasa. Hong Kong juga berhasil menduduki peringkat pertama di Asia dalam World Talent Ranking 2025, yang mencakup pakar hukum hingga praktisi keuangan dengan standar internasional.

  • Akses mudah ke tenaga kerja terampil dan multibahasa untuk pertumbuhan bisnis.
  • Proses visa yang cepat dan ringkas bagi talenta serta sumber daya internasional.
  • Budaya bisnis yang kondusif untuk kolaborasi dan pengembangan ekosistem global.

Skema New CIES untuk Residensi Investor

Pemerintah Hong Kong memfasilitasi investor dunia, termasuk dari Indonesia, melalui New Capital Investment Entrant Scheme (New CIES). Skema ini memungkinkan individu dengan kekayaan bersih minimal 30 juta dollar HK atau sekitar Rp 62 miliar untuk memperoleh residensi di Hong Kong dengan mekanisme investasi yang terukur.

Dari total tersebut, sebanyak 27 juta dollar HK dialokasikan pada aset investasi yang diizinkan, sementara 3 juta dollar HK disalurkan untuk mendukung pembangunan ekonomi dan kemajuan sosial setempat. Skema ini juga memberikan fleksibilitas melalui penggunaan family-owned investment holding vehicle yang sepenuhnya dimiliki pemohon.

Informasi lengkap mengenai kebijakan investasi dan residensi ini disampaikan melalui pernyataan resmi Pemerintah Hong Kong dan otoritas terkait yang dirilis melalui saluran informasi resmi negara tersebut.

Advertisement