Investor domestik menjadi penopang utama aktivitas perdagangan di Bursa Efek Indonesia (BEI) pada penutupan pekan kedua Februari 2026. Di tengah derasnya arus modal keluar oleh investor asing, kelompok investor lokal justru mencatatkan aksi beli yang signifikan pada perdagangan Jumat (13/2/2026).
Dominasi Transaksi Investor Domestik
Berdasarkan data resmi BEI, investor domestik membukukan nilai beli mencapai Rp 17,040 miliar dengan nilai jual sebesar Rp 15,013 miliar. Akumulasi tersebut menghasilkan aksi beli bersih (net buy) oleh investor lokal senilai Rp 2,027 miliar.
Kondisi ini berbanding terbalik dengan aktivitas investor asing yang mencatatkan nilai beli Rp 7,297 miliar dan nilai jual Rp 9,325 miliar. Dengan demikian, investor asing membukukan aksi jual bersih (net sell) sebesar Rp 2,028 miliar dalam satu hari perdagangan.
- Porsi transaksi domestik harian: 66 persen.
- Porsi transaksi asing harian: 34 persen.
- Porsi transaksi domestik tahun berjalan (YTD): 69 persen.
- Porsi transaksi asing tahun berjalan (YTD): 31 persen.
Kinerja IHSG dan Statistik Perdagangan
Meski didominasi oleh aksi beli investor lokal, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup melemah pada level 8.212,271. Indeks mengalami koreksi sebesar 53,081 poin atau turun 0,64 persen dibandingkan penutupan sebelumnya.
| Parameter Pasar | Nilai Statistik |
| Level Tertinggi | 8.251,989 |
| Level Terendah | 8.170,587 |
| Volume Transaksi | 49,404 Miliar Saham |
| Nilai Transaksi (Turnover) | Rp 24,414 Triliun |
| Kapitalisasi Pasar | Rp 14.918,217 Triliun |
Data perdagangan menunjukkan sebanyak 408 saham mengalami penurunan harga, sementara 267 saham menguat, dan 148 saham lainnya bergerak stagnan. Frekuensi perdagangan tercatat sebanyak 2.857.381 kali transaksi.
Informasi mengenai pergerakan pasar modal ini merujuk pada data harian yang dirilis oleh Bursa Efek Indonesia pada 13 Februari 2026.
