Finansial

Kementan Ungkap Stok Daging Ayam Aman Jelang Idulfitri 2026, Harga di Pasar Masih Terkendali

Advertisement

Kementerian Pertanian (Kementan) memastikan ketersediaan stok daging ayam ras dalam kondisi aman dan harga tetap terkendali menjelang bulan Ramadan serta Idulfitri 2026. Berdasarkan hasil pemantauan lapangan, harga komoditas tersebut di tingkat pasar saat ini masih berada di bawah Harga Acuan Pembelian (HAP) yang ditetapkan oleh Badan Pangan Nasional.

Hasil Inspeksi Lapangan di Pasar Klender

Direktur Jenderal Peternakan dan Kesehatan Hewan (PKH), Agung Suganda, melakukan inspeksi mendadak di Pasar Klender SS pada Jumat (13/2/2026) dini hari. Dalam tinjauan tersebut, tim Kementan memantau langsung proses transaksi dan distribusi daging ayam yang dipasok dari Rumah Pemotongan Hewan Unggas (RPHU).

Agung menjelaskan bahwa pasokan dari RPHU berjalan lancar sehingga stabilitas harga di tingkat pedagang tetap terjaga. Pemerintah berupaya menjaga keseimbangan agar harga tetap terjangkau bagi masyarakat, namun tetap memberikan margin keuntungan yang wajar bagi para pelaku usaha.

“Pagi ini tim kami melihat langsung transaksi di pasar. Harga yang terbentuk masih di bawah HAP dan pasokan dari RPHU berjalan lancar,” ujar Agung dalam keterangan resminya.

Data Harga dan Volume Penjualan Pedagang

Berdasarkan pantauan di lapangan, harga daging ayam bervariasi tergantung bobot namun tetap berada di bawah batas acuan pemerintah. Berikut adalah rincian data penjualan dari beberapa pedagang di Pasar Klender SS:

Advertisement

Nama PedagangHarga per KilogramVolume Penjualan
MiniRp38.000 (Rp50.000 per 1,3 kg)40 ekor per hari
Siti & TriRp35.000 – Rp36.000150 – 200 ekor per hari

Salah satu pedagang, Mini, mengungkapkan bahwa dirinya menjual ayam dengan harga Rp50.000 per ekor untuk bobot sekitar 1,3 kilogram. Ia berharap kondisi harga tetap stabil agar daya beli masyarakat tidak menurun menjelang hari besar keagamaan.

Jaminan Stok Pangan Nasional

Menteri Pertanian sekaligus Kepala Badan Pangan Nasional, Andi Amran Sulaiman, sebelumnya telah menegaskan bahwa stok 11 hingga 12 bahan pokok dalam kondisi aman. Pernyataan ini disampaikan usai rapat terbatas di Istana Negara pada Rabu (11/2/2026).

Amran menyebutkan bahwa cadangan pangan nasional mencukupi untuk kebutuhan dua bulan ke depan, termasuk selama periode Idulfitri. Pemerintah pusat bersama pemerintah daerah dan pelaku usaha akan terus melakukan pengawasan ketat guna menjamin kelancaran distribusi pangan di seluruh wilayah Indonesia.

Informasi mengenai stabilitas harga dan pasokan daging ayam ini merujuk pada pernyataan resmi Kementerian Pertanian yang dirilis pada 13 Februari 2026.

Advertisement