Finansial

Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa Pastikan Lapangan Kerja Meningkat Seiring Target Ekonomi 6 Persen

Advertisement

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa memastikan ketersediaan lapangan kerja bagi generasi muda akan terus bertambah seiring dengan tren pertumbuhan ekonomi nasional yang positif. Hal tersebut disampaikan dalam pertemuan di Wisma Danantara, Jakarta, pada Jumat (13/2/2026), sebagai respons atas kekhawatiran lulusan baru dalam mencari pekerjaan.

Purbaya mengungkapkan bahwa perekonomian nasional terus menunjukkan perbaikan yang signifikan. Kondisi ini tercermin dari realisasi pertumbuhan ekonomi pada Kuartal IV 2025 yang mencapai angka 5,39 persen, sekaligus menjadi capaian tertinggi sepanjang tahun tersebut.

Target Pertumbuhan Ekonomi Kuartal I 2026

Pemerintah kini berupaya menjaga momentum pertumbuhan pada Kuartal I 2026 agar melampaui capaian periode sebelumnya. Purbaya memproyeksikan angka pertumbuhan ekonomi dapat menyentuh level yang lebih tinggi pada awal tahun ini.

“Kita prediksi Kuartal I ini kita akan dorong ke arah 5,5-6 persen. Kemungkinan besar sih mendekati 6 persen,” ujar Purbaya di Wisma Danantara, Jakarta.

Alokasi Belanja Negara Rp 809 Triliun

Untuk menopang target pertumbuhan tersebut, pemerintah mempercepat realisasi belanja negara pada Kuartal I 2026 yang diproyeksikan mencapai Rp 809 triliun. Langkah ini diambil guna memberikan dorongan maksimal terhadap aktivitas ekonomi masyarakat. Berikut adalah rincian beberapa pos belanja utama yang akan digelontorkan:

  • Percepatan program Makan Bergizi Gratis (MBG) sebesar Rp 62 triliun.
  • Pembayaran Tunjangan Hari Raya Aparatur Sipil Negara (THR ASN) sebesar Rp 55 triliun.
  • Rehabilitasi dan rekonstruksi pascabencana di wilayah Sumatera sebesar Rp 6 triliun.
  • Paket stimulus ekonomi senilai Rp 13 triliun.

Selain belanja negara, pemerintah juga fokus menjaga iklim investasi melalui sinkronisasi kebijakan fiskal dengan bank sentral. Purbaya bersama Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian tengah melakukan proses debottlenecking kebijakan untuk memperlancar arus investasi masuk ke Indonesia.

Advertisement

Proyeksi Ekspansi Ekonomi hingga 2033

Purbaya menegaskan bahwa Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) 2026 akan tetap dijaga dalam batas aman, yakni dengan defisit di bawah 3 persen dari Produk Domestik Bruto (PDB). Ia meyakini Indonesia berpotensi memasuki fase ekspansi sehat yang akan bertahan hingga tahun 2033.

Fase ekspansi ini diyakini akan membuka ruang lebih besar bagi penciptaan lapangan kerja secara berkelanjutan. Purbaya meminta generasi muda untuk tetap optimis dalam menghadapi persaingan di dunia kerja di masa mendatang.

“Artinya teman-teman enggak usah khawatir apalagi kalangan muda yang takut cari kerjaan setelah lulus. Bulan-bulan ke depan, tahun-tahun ke depan akan lebih banyak lapangan kerja tercipta,” tuturnya.

Informasi lengkap mengenai proyeksi ekonomi dan penciptaan lapangan kerja ini disampaikan melalui pernyataan resmi Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa pada agenda di Wisma Danantara, 13 Februari 2026.

Advertisement