Arsenal harus puas berbagi poin setelah ditahan imbang 1-1 oleh Brentford dalam laga lanjutan Premier League di Gtech Community Stadium, Jumat (13/2) dini hari WIB. Meski sempat unggul lebih dulu, The Gunners justru kebobolan melalui skema bola mati yang selama ini menjadi kekuatan utama mereka.
Jalannya Pertandingan dan Gol Noni Madueke
Arsenal mendominasi penguasaan bola sejak awal laga, namun kesulitan membongkar pertahanan rapat tim tuan rumah. Kebuntuan baru pecah pada menit ke-61 melalui aksi Noni Madueke yang membawa Arsenal memimpin 1-0. Keunggulan ini sempat memberikan harapan bagi tim asuhan Mikel Arteta untuk membawa pulang tiga poin.
Namun, Brentford berhasil menyamakan kedudukan sepuluh menit berselang. Pada menit ke-71, Keane Lewis-Potter mencetak gol penyeimbang setelah memanfaatkan skema lemparan ke dalam yang menjadi andalan The Bees musim ini. Bola lemparan Sepp van den Berg disundul oleh Michael Kayode sebelum akhirnya diteruskan ke gawang oleh Lewis-Potter.
Ironi Statistik Bola Mati Arsenal
Hasil imbang ini menjadi ironi bagi Arsenal yang menyandang status sebagai tim paling produktif dari situasi bola mati di Premier League musim ini. Hingga pekan ke-26, Arsenal telah mencetak 15 gol dari bola mati, atau setara dengan 31 persen dari total 50 gol mereka di liga.
Sebaliknya, Brentford membuktikan ketangguhan mereka dalam mengantisipasi ancaman serupa. Tim tuan rumah tercatat sebagai klub yang paling sedikit kebobolan dari bola mati musim ini, yakni hanya empat gol. Sepanjang laga, berbagai upaya bola mati yang dilancarkan Arsenal gagal membuahkan hasil di hadapan pertahanan Brentford.
Komentar Mikel Arteta
Manajer Arsenal, Mikel Arteta, mengakui kekuatan Brentford dalam memaksimalkan situasi bola mati, termasuk lemparan ke dalam. Menurutnya, lawan telah mengembangkan strategi tersebut menjadi ancaman yang sangat sulit diantisipasi oleh lini belakang mana pun.
“Mereka salah satu tim paling bagus dari bola mati sepanjang sejarah liga ini dan mereka mengembangkannya musim ini dengan lemparan ke dalam. Ini ancaman nyata dan sulit untuk diantisipasi,” ujar Arteta sebagaimana dikutip dari BBC Sport.
Arteta juga menyayangkan hilangnya konsentrasi pemain yang berujung pada pelanggaran tidak perlu. Ia merasa timnya kehilangan dua poin berharga karena gagal mempertahankan keunggulan di markas lawan yang sulit ditaklukkan.
Informasi lengkap mengenai hasil pertandingan ini disampaikan melalui laporan resmi Premier League yang dirilis pada Jumat, 13 Februari 2026.
