Islami

MUI Sulsel Jelaskan Keutamaan Doa Ampunan di Sela Sholat Tarawih yang Diajarkan Nabi Muhammad

Advertisement

Umat Islam melaksanakan ibadah sholat Tarawih setiap malam selama bulan Ramadhan sebagai bentuk ketaatan dan sarana mendekatkan diri kepada Allah SWT. Di sela-sela pelaksanaan rakaat tersebut, terdapat anjuran untuk membaca doa tertentu yang memiliki keutamaan besar bagi yang mengamalkannya.

Makna Sholat Tarawih dan Jeda Istirahat

Secara bahasa, kata Tarawih merupakan bentuk jamak dari tarwihatun yang berarti waktu sesaat untuk istirahat atau santai. Penamaan ini merujuk pada tata cara pelaksanaannya yang memberikan jeda istirahat di antara dua kali salam atau setiap empat rakaat sebelum melanjutkan ke rangkaian berikutnya.

Sholat malam ini dilaksanakan khusus pada bulan Ramadhan, dimulai setelah waktu Isya hingga sebelum fajar. Momentum jeda ini sering dimanfaatkan oleh jamaah di masjid untuk memanjatkan doa dan berzikir.

Bacaan Doa yang Dianjurkan Nabi Muhammad SAW

Sekretaris MUI Sulsel, Prof. DR. KH. Muammar Bakri Lc M.Ag, menjelaskan bahwa doa yang dibaca di antara jeda rakaat tersebut adalah doa ampunan. Doa ini merujuk pada apa yang diajarkan Nabi Muhammad SAW kepada Aisyah RA untuk memohon ampunan pada malam Lailatul Qadar.

Berikut adalah redaksi doa yang dianjurkan:

اللَّـهُـمَّ إنَّكَ عَفُوٌّ تُـحِبُّ العَفْوَ فَاعْفُ عَنِّي

Allahumma innaka ‘afuwwun tuhibbul ‘afwa fa’fu ‘annii.

Advertisement

Artinya: “Ya Allah, sesungguhnya Engkau Dzat Yang Maha Pemaaf dan Pemurah maka maafkanlah diriku.”

Keutamaan dan Momentum Lailatul Qadar

Membaca doa tersebut di sela sholat Tarawih diyakini membawa keberkahan tersendiri. Prof. Muammar Bakri menyebutkan bahwa jika doa ini dibaca secara rutin, umat Islam berpeluang mendapatkan keutamaan malam Lailatul Qadar yang mungkin jatuh pada saat pelaksanaan ibadah tersebut.

Selain doa tersebut, umat Islam juga dianjurkan untuk memperbanyak istighfar selama bulan suci. Hal ini bertujuan agar setiap mukmin dapat meraih ampunan atas dosa-dosa masa lalu dan meningkatkan kekhusyukan dalam beribadah.

Informasi mengenai panduan doa dan keutamaan ibadah ini disampaikan berdasarkan penjelasan resmi dari Majelis Ulama Indonesia (MUI) Sulawesi Selatan.

Advertisement