PT Makitech Sistem Indonesia (MSI) resmi membuka penawaran saham syariah perdana melalui platform equity crowdfunding Urun-RI dengan target pendanaan sebesar Rp 2 miliar. Langkah strategis ini diambil guna mendukung ekspansi bisnis di sektor otomasi industri dan teknologi robotik yang tengah berkembang pesat di tanah air.
Detail Penawaran Saham MAKI-SCF01
Saham yang ditawarkan menggunakan kode penerbitan MAKI-SCF01 dengan harga Rp 32.000 per lembar. Melalui skema equity crowdfunding syariah ini, MSI melepas 10,2 persen saham kepada publik dengan nilai valuasi perusahaan mencapai Rp 20 miliar.
Managing Director sekaligus Founder MSI, Achmad Chamdani Eka Prijono, menjelaskan bahwa dana yang terhimpun akan dialokasikan untuk memperkuat aspek utama bisnis. Fokus utama mencakup pemenuhan Purchase Order (PO) proyek robotik B2B yang sedang berjalan dari berbagai klien industri.
Lokalisasi Produksi dan Pengembangan Platform AI
Salah satu agenda utama MSI adalah melakukan lokalisasi produksi Industrial Balancer merek BALAMAN. Produk ini sebelumnya menguasai sekitar 70 persen pangsa pasar di Jepang dan kini direncanakan untuk diproduksi langsung di Indonesia guna memperkuat kapasitas tim desain lokal.
Selain itu, perusahaan tengah mengembangkan platform AI B2B bernama mnet.id. Platform ini dirancang untuk membangun ekosistem e-commerce industri berbasis kecerdasan buatan yang mampu mendigitalisasi rantai pasok manufaktur serta logistik nasional.
Target Pertumbuhan dan Imbal Hasil Investor
MSI memproyeksikan pertumbuhan pendapatan yang signifikan, dari Rp 39,5 miliar pada tahun pertama menjadi Rp 210 miliar pada tahun kelima. Sejalan dengan itu, laba bersih perusahaan ditargetkan meningkat dari Rp 3,9 miliar menjadi Rp 30 miliar dalam periode yang sama.
Bagi para investor, perusahaan menawarkan dividend payout ratio (DPR) sebesar 30 persen. Estimasi imbal hasil rata-rata diprediksi berada di angka kurang lebih 21 persen per tahun selama lima tahun ke depan, meski pencapaian ini tetap bergantung pada kinerja operasional di lapangan.
Investasi Berbasis Prinsip Syariah
Seluruh saham MSI dipastikan memenuhi kriteria Efek Syariah, mulai dari jenis usaha yang halal hingga struktur keuangan yang bebas dari unsur riba. CEO Urun-RI, Budiman Indrajaya, menyatakan bahwa investasi di sektor teknologi tinggi dapat meningkatkan produktivitas nasional sekaligus menciptakan lapangan kerja baru.
Informasi lengkap mengenai penawaran saham syariah ini disampaikan melalui pernyataan resmi PT Makitech Sistem Indonesia dan platform Urun-RI pada Minggu, 15 Februari 2026.
