Finansial

Rosan Roeslani Siap Penuhi Target Prabowo: Danantara Harus Cetak Laba Aset Hingga 7 Persen

Advertisement

Presiden Prabowo Subianto memberikan instruksi khusus kepada Danantara Indonesia untuk mencapai target Return on Asset (ROA) sebesar 7 persen. Menanggapi arahan tersebut, CEO Danantara Rosan Perkasa Roeslani menyatakan kesiapannya untuk mengoptimalkan pengelolaan aset negara agar memberikan kontribusi maksimal bagi perekonomian nasional.

Memahami Target ROA 7 Persen bagi Aset Negara

Target ROA sebesar 7 persen merupakan indikator efisiensi pengelolaan aset yang cukup tinggi. Secara teknis, angka ini berarti setiap Rp100 aset yang dikelola harus mampu menghasilkan laba bersih sebesar Rp7. Dalam dunia bisnis, angka ini tergolong ambisius mengingat banyak perusahaan besar biasanya hanya mencatatkan ROA di kisaran 2 hingga 5 persen.

Tantangan Produktivitas dan Fungsi Sosial BUMN

Mencapai target tersebut bukan tanpa kendala. Pengelolaan aset negara memiliki karakteristik yang berbeda dengan sektor swasta. Beberapa tantangan utama meliputi:

  • Aset yang kurang produktif atau tidak bekerja maksimal di lapangan.
  • Adanya fungsi sosial pada Badan Usaha Milik Negara (BUMN) yang sering kali berbenturan dengan target komersial murni.
  • Biaya operasional yang tinggi dan manajemen yang belum sepenuhnya efisien di beberapa sektor.

Empat Langkah Strategis Menuju Transformasi Aset

Untuk merealisasikan target yang ditetapkan Presiden, terdapat empat langkah krusial yang perlu dilakukan oleh manajemen Danantara:

Advertisement

  1. Pemilihan Investasi Tepat: Fokus pada sektor dengan nilai tambah tinggi seperti hilirisasi industri, transisi energi, dan ekonomi digital.
  2. Peningkatan Efisiensi: Menekan biaya operasional, menata ulang utang, dan memastikan disiplin manajemen di setiap lini perusahaan.
  3. Restrukturisasi Aset: Melakukan peninjauan ulang terhadap aset yang terus merugi melalui skema kemitraan atau restrukturisasi kepemilikan.
  4. Penguatan Tata Kelola: Menekankan transparansi, akuntabilitas, dan pengukuran kinerja direksi secara profesional dan objektif.

Pengaruh Stabilitas Ekonomi Nasional

Keberhasilan Danantara juga sangat bergantung pada kondisi ekonomi makro. Pertumbuhan ekonomi yang stabil, harga komoditas yang terjaga, serta kebijakan fiskal dan moneter yang selaras menjadi fondasi utama bagi tercapainya profitabilitas yang diharapkan. Sinergi antarlembaga menjadi kunci agar target ini tidak sekadar menjadi angka di atas kertas.

Informasi mengenai target kinerja ini merujuk pada pernyataan resmi manajemen Danantara dan arahan Presiden yang disampaikan pada pertengahan Februari 2026.

Advertisement