Islami

Ungkap Strategi Baru UEA Tekan Arab Saudi Lewat Lobi Pro-Israel AS di Tengah Rivalitas Kawasan

Advertisement

Uni Emirat Arab (UEA) dilaporkan mulai merangkul kelompok lobi pro-Israel di Amerika Serikat untuk menekan posisi Arab Saudi dalam perselisihan regional mereka. Kabar ini diungkapkan oleh pejabat aktif dan mantan pejabat AS sebagaimana dilansir oleh Middle East Eye pada pertengahan Februari 2026.

Tekanan Melalui Isu Antisemitisme

Setidaknya ada satu kelompok lobi besar, yakni Komite Yahudi Amerika (AJC), yang dilaporkan mendapat tekanan dari Abu Dhabi. UEA disebut mendesak AJC untuk mengeluarkan pernyataan resmi terkait kekhawatiran atas dugaan meningkatnya sentimen antisemitisme di Arab Saudi.

AJC merupakan pendukung setia Israel yang memiliki pengaruh kuat di Washington dan saat ini dipimpin oleh mantan anggota Kongres AS dari Partai Demokrat, Ted Deutch. Langkah UEA memanfaatkan kedekatan ini dinilai sebagai upaya mengambil keuntungan politis pasca-Kesepakatan Abraham (Abraham Accords) 2021.

“Perseteruan ini telah mengambil dimensi keagamaan,” ujar seorang pejabat AS yang menilai bahwa tuduhan antisemitisme dapat merusak reputasi Arab Saudi di mata pemerintah Amerika Serikat.

Gerilya Diplomasi Arab Saudi

Menyadari risiko tersebut, Menteri Pertahanan Arab Saudi, Pangeran Khalid bin Salman, dilaporkan telah bertemu dengan sejumlah kelompok pro-Israel, termasuk AJC dan ADL, saat kunjungannya ke Washington bulan lalu. Pertemuan tersebut kemudian diikuti dengan diskusi lanjutan antara pejabat Arab Saudi dan AJC sebagai upaya pengendalian kerusakan.

Kondisi ini semakin keruh setelah sejumlah tokoh pro-Israel dan jurnalis di AS menuding Arab Saudi terlibat dalam konspirasi anti-Israel serta menggunakan retorika anti-Semit untuk menolak Perjanjian Abraham. Tudingan ini dibantah keras oleh pihak Riyadh melalui berbagai saluran diplomatik.

Advertisement

Akar Rivalitas di Yaman dan Afrika

Ketegangan antara dua kekuatan besar di Teluk ini semakin meruncing sejak Desember lalu, terutama dipicu oleh perbedaan sikap dalam konflik di Yaman. Arab Saudi diketahui memimpin langkah untuk menyingkirkan pengaruh Abu Dhabi dari negara tersebut. Persaingan keduanya juga merembet ke Benua Afrika dengan peta aliansi sebagai berikut:

  • Arab Saudi: Cenderung merapat ke Eritrea dan Somalia.
  • Uni Emirat Arab: Mempererat hubungan diplomatik dan ekonomi dengan Ethiopia.

Ahmed Altuwaijri, akademisi Saudi dan mantan dekan di King Saud University, menilai langkah UEA tersebut adalah bentuk manipulasi isu sensitif untuk mendapatkan keuntungan politik di Amerika Serikat. Ia menegaskan bahwa klaim mengenai peningkatan antisemitisme di Saudi sepenuhnya salah.

Informasi lengkap mengenai dinamika hubungan diplomatik ini disampaikan melalui laporan investigasi Middle East Eye yang merujuk pada keterangan sumber internal di pemerintahan Amerika Serikat.

Advertisement