Berita

Update Harga Token Listrik PLN 9-15 Februari 2026: Cara Hitung kWh dan Daftar Tarif Tiap Golongan

Advertisement

Pemerintah secara resmi menetapkan harga token listrik bagi pelanggan prabayar yang berlaku untuk periode 9 hingga 15 Februari 2026. Pelanggan PT PLN (Persero) dapat melakukan pembelian token dengan nominal mulai dari kebutuhan harian hingga maksimal Rp 1 juta, yang kemudian dikonversikan ke dalam satuan kilowatt hour (kWh) pada meteran listrik.

Daftar Tarif Listrik Rumah Tangga Februari 2026

Besaran tarif listrik ditentukan berdasarkan golongan peruntukan, mulai dari rumah tangga, bisnis, hingga industri, serta kapasitas daya Volt Ampere (VA). Berikut adalah rincian tarif listrik PLN yang berlaku pada Februari 2026:

1. Tarif Listrik Bersubsidi

  • Golongan R-1/TR daya 450 VA: Rp 415 per kWh
  • Golongan R-1/TR daya 900 VA: Rp 605 per kWh

2. Tarif Listrik Non-Subsidi

  • Golongan R-1/TR kecil daya 900 VA-RTM: Rp 1.352 per kWh
  • Golongan R-1/TR kecil daya 1.300 VA: Rp 1.444,70 per kWh
  • Golongan R-1/TR kecil daya 2.200 VA: Rp 1.444,70 per kWh
  • Golongan R-2/TR menengah daya 3.500-5.500 VA: Rp 1.699,53 per kWh
  • Golongan R-3/TR, TM besar daya di atas 6.600 VA: Rp 1.699,53 per kWh

Tarif Listrik untuk Sektor Bisnis, Industri, dan Fasilitas Publik

Selain sektor rumah tangga, pemerintah juga merilis daftar tarif untuk keperluan bisnis, industri, hingga pelayanan sosial sebagai berikut:

SektorGolongan & DayaTarif per kWh
BisnisB-2/TR (6.600 VA-200 kVA)Rp 1.444,70
IndustriI-3/TM (> 200 kVA)Rp 1.114,74
Fasilitas PublikP-1/TR (6.600 VA-200 kVA)Rp 1.699,53
SosialS-2/TM (> 200 kVA)Rp 925

Simulasi Perhitungan kWh untuk Pembelian Token Rp 200.000

Jumlah kWh yang didapatkan pelanggan tidak hanya bergantung pada tarif dasar, tetapi juga dipengaruhi oleh Pajak Penerangan Jalan (PPJ) yang besarannya ditentukan oleh kebijakan pemerintah daerah setempat. Rumus perhitungannya adalah: (Nominal Token – PPJ Daerah) : Tarif Dasar Listrik = kWh yang didapatkan.

Advertisement

Sebagai gambaran, berikut adalah simulasi perolehan kWh untuk pembelian token senilai Rp 200.000 bagi pelanggan non-subsidi di wilayah DKI Jakarta dengan ketentuan PPJ 2,4 persen hingga 4 persen:

  • Daya 900 VA: Rp 195.200 : Rp 1.352 = 144,38 kWh
  • Daya 1.300-2.200 VA: Rp 195.200 : Rp 1.444,70 = 135,11 kWh
  • Daya 3.500-5.500 VA: Rp 194.000 : Rp 1.699,53 = 114,15 kWh
  • Daya di atas 6.600 VA: Rp 192.000 : Rp 1.699,53 = 112,97 kWh

Informasi lengkap mengenai rincian tarif dan penyesuaian harga ini merujuk pada ketentuan resmi pemerintah dan PT PLN (Persero) yang berlaku untuk periode Februari 2026.

Advertisement