Warren Buffett, CEO Berkshire Hathaway, secara konsisten menekankan bahwa kebiasaan membaca merupakan fondasi utama di balik kesuksesan investasinya. Pada awal kariernya, Buffett dilaporkan melahap 600 hingga 1.000 halaman setiap hari, dan saat ini ia tetap mengalokasikan sekitar 80 persen waktunya untuk mendalami berbagai laporan, buku, serta referensi bisnis.
Fondasi Strategi Value Investing
Dalam berbagai kesempatan, Buffett menyebut The Intelligent Investor karya Benjamin Graham sebagai buku investasi terbaik yang pernah ditulis. Ia pertama kali membaca buku ini pada usia 19 tahun dan menyoroti Bab 8 tentang fluktuasi pasar sebagai poin yang mengubah cara pandangnya terhadap harga saham.
Selain itu, Buffett merekomendasikan Security Analysis karya Benjamin Graham dan David Dodd sebagai referensi teknis yang lebih mendalam. Buku ini menjadi peta jalan investasi yang ia ikuti selama lebih dari lima dekade sejak masa kuliahnya di Columbia Business School.
Pemikiran Strategis dan Kritik Dinding Wall Street
Buffett juga mendorong para investor untuk membaca Poor Charlie’s Almanack yang memuat kumpulan pemikiran rekannya, Charlie Munger. Buku ini mengulas tentang mental models lintas disiplin yang melengkapi prinsip investasi nilai.
Untuk sisi humor namun kritis, Buffett merekomendasikan Where Are the Customers’ Yachts? karya Fred Schwed Jr. Buku klasik tahun 1940 ini menyentil realitas Wall Street di mana para pialang tetap meraup keuntungan terlepas dari nasib dana nasabah mereka.
Manajemen Bisnis dan Kualitas Perusahaan
Dalam aspek operasional dan manajemen, terdapat tiga buku utama yang menjadi rujukan Buffett:
- Business Adventures karya John Brooks: Buku ini ia pinjamkan kepada Bill Gates pada 1991 dan tetap dianggap relevan dalam menjelaskan dinamika membangun bisnis yang sukses.
- Common Stocks and Uncommon Profits karya Philip Fisher: Mengajarkan pentingnya menilai kualitas perusahaan melalui pemahaman bisnis yang mendalam.
- The Outsiders karya William N. Thorndike: Menyoroti delapan CEO yang memiliki kemampuan luar biasa dalam alokasi modal, termasuk bab khusus mengenai Tom Murphy.
Pengembangan Diri dan Strategi Indeks
Buffett juga menekankan pentingnya keterampilan komunikasi melalui buku How to Win Friends and Influence People karya Dale Carnegie. Ia menganggap investasi pada kemampuan diri sendiri sebagai langkah paling krusial dalam karier profesional.
Bagi investor ritel, ia menyarankan The Little Book of Common Sense Investing karya John C. Bogle. Buku ini mempromosikan strategi reksa dana indeks berbiaya rendah, yang juga menjadi instruksi Buffett dalam wasiat pengelolaan dana untuk istrinya.
Terakhir, Buffett memuji Shoe Dog, memoar Phil Knight tentang perjalanan Nike. Ia menilai kisah tersebut sebagai narasi luar biasa mengenai ketekunan dan kecerdasan dalam membangun merek global dari nol.
Informasi mengenai daftar buku pilihan ini dirangkum berdasarkan pernyataan resmi Warren Buffett dalam surat pemegang saham Berkshire Hathaway dan laporan New Trader U yang dirilis pada 16 Februari 2026.
