Produk gula aren organik asal Desa Temon, Kabupaten Pacitan, Jawa Timur, berhasil menembus pasar internasional melalui ekspor ke Belanda, Malaysia, dan Australia. Komoditas ini diproduksi oleh para pekebun yang tergabung dalam Kelompok Tani Akur X melalui badan usaha CV Temon Agro Lestari.
Detail Volume Ekspor ke Tiga Negara
Berdasarkan data operasional CV Temon Agro Lestari, volume pengiriman gula aren organik ke pasar mancanegara mencatatkan angka yang bervariasi. Perusahaan mencatat pengiriman sebesar 1 ton ke Belanda, 10 ton ke Malaysia, dan 500 kilogram atau setara 0,5 ton ke Australia.
Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman menegaskan bahwa pemerintah berkomitmen memperkuat sektor hilirisasi perkebunan. “Kementerian Pertanian terus mendorong hilirisasi, sertifikasi, dan pengembangan desa ekspor agar nilai tambah dan manfaat ekonomi benar-benar dirasakan oleh petani,” ujar Amran dalam keterangan resminya.
Pendampingan Melalui Program Desa Pertanian Organik
Kelompok Tani Akur X merupakan unit binaan Direktorat Jenderal Perkebunan Kementerian Pertanian. Pengembangan kelompok ini dilakukan melalui Program Desa Pertanian Organik Berbasis Komoditas Perkebunan yang berfokus pada keberlanjutan dan target pasar ekspor.
Fasilitas pendampingan yang diberikan kepada para pekebun meliputi:
- Pemberian bantuan ternak untuk mendukung ekosistem pertanian.
- Penyediaan sarana produksi pupuk kompos.
- Pelatihan teknis untuk pemenuhan standar sertifikasi organik.
- Pendampingan produksi pupuk mandiri di area perkebun.
Peningkatan Nilai Jual dan Kapasitas Produksi
Pelaksana Tugas Direktur Jenderal Perkebunan, Abdul Roni Angkat, menyebutkan bahwa kepemilikan sertifikasi organik menjadi kunci utama dalam memperluas akses pasar dan meningkatkan harga jual. Sebelum mengantongi sertifikat, gula aren petani dihargai Rp 20.000 per kilogram, namun kini melonjak menjadi Rp 30.000 per kilogram.
| Indikator Produksi | Data Statistik |
| Luas Lahan Bersertifikat | 15,66 Hektar |
| Jumlah Pekebun Terlibat | 25 Orang |
| Potensi Produksi Tahunan | 18 Ton |
Pemerintah berencana untuk terus memperluas jangkauan pembinaan ini agar lebih banyak pekebun di daerah lain yang mampu meningkatkan standar kualitas produknya hingga berorientasi ekspor. Informasi mengenai capaian ekspor gula aren Pacitan ini merujuk pada pernyataan resmi Kementerian Pertanian yang dirilis pada Selasa, 17 Februari 2026.
